Sistematika penulisan merupakan aturan atau struktur yang digunakan dalam menyusun sebuah tulisan agar memiliki alur yang mudah dipahami. Struktur ini berguna sebagai pedoman bagi penulis maupun pembaca untuk bisa memahami karya tulis yang dibuat. Dengan adanya sistematika, pembaca dapat memahami tulisan dengan anak tangga dan logika.
Baca Juga : Struktur Penulisan Skripsi Untuk Menyusun Laporan Penelitian yang Berkualitas
Tujuan Sistematika Penulisan
Sistematika penulisan bertujuan untuk:
- Membantu pembaca memahami tulisan dengan terurut.
- Membantu penulis membuat dan merangkai ide agar tidak berantakan.
- Menjaga tulisan agar tetap konsisten dan berkualitas, sehingga terkesan profesional.
- Mudah dilakukan revisi dan penyuntingan karena alurnya sudah jelas.
Bagian Sistematika Penulisan
Sistematika penulisan umumnya dibagi menjadi beberapa bagian utama, seperti:
1.Pengantar
Pengantar berisi gambaran singkat mengenai tulisan yang akan dibahas. Biasanya terdapat beberapa poin berikut:</span>
- Latar belakang : Alasan kepentingan membahas topik tersebut.
- Rumusan masalah : Pertanyaan utama dalam pembahasan.
- Tujuan : Keputusan kemungkinan dipaparkannya suatu masalah.
2.Pembahasan
Pembahasan berfungsi sebagai inti dari topik pembicaraan. Penulis mengungkap dan mengeksplorasi analisis, teori, atau argumen teks. Bahasanya harus sistematis dan terinci serta didukung data atau referensi yang valid.
3.Penutup
Penutup merupakan bagian puncak yang juga berisi tentang kesimpulan dan saran-saran. Poin penutupnya:
- Kesimpulan : uraian ringkas poin-poin penting.
- Saran : Tidak ada penutup yang merekomendasikan alternatif berpikir atau yang perlu dilakukan.
Contoh Sistematika Penulisan dalam Karya Ilmiah
Dalam sebuah publikasi ilmiah, sistematika penulisan biasanya meliputi:
- Judul halaman
- Kata pengantar
- Daftar isi
- Bab I: Pendahuluan (latar belakang, rumusan masalah, tujuan)
- Bab II: Teori Kajian
- Bab III: Metodologi penelitian
- Bab IV: Hasil dan pembahasan
- Bab V: Kesimpulan dan Saran
- Daftar pustaka
- Lampiran (jika diperlukan)
Baca Juga : Kajian Pustaka Kualitatif: Konsep, Fungsi, dan Teknik Penulisannya dalam Penelitian Kualitatif
KESIMPULAN
Oleh karena itu, sistematika penulisan dalam sebuah karya tulis sangat penting untuk diperhatikan. Dengan adanya sistematika, pembaca dapat lebih mudah memahami, dan satu dari aspek karya tulis tersebut. Hanya saja, setiap jenis tulisan memiliki aturan sistematika penulisannya masing-masing.
Terakhir, jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusun penelitian baik skripsi, tesis, maupun disertasi dan membutuhkan bimbingan bersama mentor yang kredibel. Segera konsultasikan kesulitanmu bersama jasa bimbingan skripsi Hubungi kami melalui whatsapp maupun instagram untuk mengetahui lebih banyak seputar layanan.


