Tinjauan Pustaka dalam Penelitian Mixed Methods adalah proses mengumpulkan, menganalisis, dan menyajikan literatur yang relevan dengan penelitian yang menggabungkan metode kuantitatif dan kualitatif. Tujuannya adalah untuk memberikan landasan teoretis yang kuat, mengidentifikasi celah penelitian, dan menyusun kerangka kerja penelitian yang koheren.
Baca juga : Langkah-langkah dalam Pembuatan Instrumen Kuantitatif
Proses Tinjauan Pustaka Mixed Methods
Secara umum, proses tinjauan pustaka dalam penelitian mixed methods mengikuti langkah-langkah berikut:
-
Menentukan Fokus Penelitian
-
- Pertanyaan Penelitian: Rumuskan pertanyaan penelitian yang jelas dan spesifik.
- Variabel Penelitian: Identifikasi variabel-variabel yang akan diteliti, baik kuantitatif maupun kualitatif.
-
Mencari Literatur
-
- Database: Gunakan berbagai database akademik seperti Google Scholar, JSTOR, Scopus, dan lainnya.
- Kata Kunci: Gunakan kombinasi kata kunci yang relevan, misalnya “mixed methods”, “kuantitatif”, “kualitatif”, dan topik penelitian Anda.
- Sumber: Cari literatur dari berbagai sumber, seperti jurnal ilmiah, buku, laporan penelitian, dan tesis.
-
Menganalisis Literatur
-
- Evaluasi Kualitas: Pastikan literatur yang dipilih relevan, terbaru, dan berasal dari sumber yang kredibel.
- Identifikasi Tema: Identifikasi tema-tema utama yang muncul dalam literatur.
- Bandingkan dan Kontraskan: Bandingkan dan kontraskan berbagai perspektif dan temuan penelitian sebelumnya.
- Identifikasi Celah Penelitian: Temukan celah atau kekurangan dalam penelitian sebelumnya yang dapat menjadi fokus penelitian Anda.
-
Mensintesis Literatur
-
- Buat Kerangka: Susun kerangka tinjauan pustaka yang logis dan koheren.
- Hubungkan Temuan: Hubungkan temuan dari berbagai literatur untuk membentuk sebuah narasi yang koheren.
- Jelaskan Kontribusi Penelitian Anda: Jelaskan bagaimana penelitian Anda akan mengisi celah penelitian yang telah diidentifikasi.
-
Menulis Tinjauan Pustaka
-
- Struktur: Tulis tinjauan pustaka dengan struktur yang jelas, mulai dari pengantar, tinjauan literatur, hingga kesimpulan.
- Sitasi: Gunakan gaya sitasi yang sesuai (misalnya, APA, MLA) untuk memberikan kredit kepada penulis asli.
Perbedaan Tinjauan Pustaka Mixed Methods dengan Metode Lain
Tinjauan pustaka dalam penelitian mixed methods memiliki beberapa perbedaan dengan tinjauan pustaka dalam penelitian kuantitatif atau kualitatif murni:
- Fokus yang Lebih Luas: Mencakup literatur baik dari bidang kuantitatif maupun kualitatif.
- Penekanan pada Integrasi: Menekankan pada bagaimana kedua metode dapat diintegrasikan untuk menjawab pertanyaan penelitian.
- Identifikasi Celah yang Lebih Kompleks: Mencari celah penelitian yang melibatkan kombinasi metode kuantitatif dan kualitatif.
Tujuan Tinjauan Pustaka dalam Penelitian Mixed Methods
Tinjauan pustaka merupakan langkah krusial dalam setiap penelitian, termasuk penelitian mixed methods. Tujuan utamanya adalah untuk memberikan landasan yang kuat bagi penelitian Anda dan memastikan bahwa penelitian Anda berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan.
Secara spesifik, tujuan tinjauan pustaka dalam penelitian mixed methods adalah:
-
Mengidentifikasi Kesempatan Penelitian
Menyusun pemahaman tentang topik yang sedang diteliti dan mengetahui gap atau kekurangan dalam penelitian sebelumnya yang bisa diisi dengan pendekatan mixed methods.
-
Mengembangkan Kerangka Teoritis
Menggunakan literatur untuk mengembangkan teori atau model yang bisa mendasari penelitian dan mengarah pada penggunaan kombinasi data kuantitatif dan kualitatif.
-
Menentukan Alasan Pemilihan Mixed Methods
Menyediakan argumen untuk mengapa pendekatan mixed methods lebih tepat dibandingkan hanya menggunakan satu metode saja, berdasarkan penemuan atau kebutuhan yang ditemukan dalam tinjauan pustaka.
-
Menunjukkan Konteks Penelitian Sebelumnya
Menghubungkan penelitian yang ada yang telah menggabungkan metode kualitatif dan kuantitatif, serta menunjukkan bagaimana kedua pendekatan tersebut digunakan dalam bidang yang serupa atau dalam masalah yang mirip.
-
Membantu Merancang Method
Memberikan wawasan dan pertimbangan tentang cara-cara lain yang digunakan oleh peneliti lain dalam menggabungkan kedua pendekatan tersebut, yang bisa membantu dalam merancang desain dan metodologi penelitian yang akan dilakukan.
Langkah-langkah dalam Proses Tinjauan Pustaka Mixed Methods
Dalam penelitian mixed methods, proses tinjauan pustaka bertujuan untuk memberikan landasan teori yang kuat, menggali temuan penelitian sebelumnya, serta menetapkan dasar metodologis untuk penggabungan data kualitatif dan kuantitatif. Berikut adalah langkah-langkah dalam proses tinjauan pustaka untuk penelitian mixed methods:
-
Pencarian Literatur
-
-
- Peneliti akan mencari literatur yang berkaitan dengan topik yang diteliti, baik yang menggunakan pendekatan kuantitatif, kualitatif, atau mixed methods.
- Ini melibatkan pencarian artikel jurnal, buku, laporan penelitian, dan sumber lain yang relevan.
-
-
Evaluasi Kualitas Literatur
-
-
- Peneliti perlu mengevaluasi kualitas dan relevansi literatur yang ditemukan. Ini mencakup mengevaluasi metode yang digunakan dalam penelitian sebelumnya, serta kualitas temuan yang dihasilkan.
- Peneliti juga memeriksa apakah penelitian tersebut menggunakan metode mixed methods atau hanya salah satu metode saja.
-
-
Mengidentifikasi Gap dalam Penelitian
-
-
- Melalui tinjauan pustaka, peneliti dapat mengidentifikasi gap atau kekurangan dalam penelitian sebelumnya. Gap ini bisa berupa kurangnya penggunaan mixed methods dalam topik tertentu atau kurangnya pemahaman yang lebih mendalam tentang fenomena yang diteliti.
- Peneliti juga dapat mengetahui aspek-aspek yang sudah banyak diteliti, yang dapat memperkuat argumen untuk melakukan penelitian mixed methods.
-
-
Mengembangkan Kerangka Teoritis dan Konseptual
-
-
- Peneliti mengembangkan kerangka teoritis yang mendukung pendekatan mixed methods. Kerangka ini mungkin mencakup teori-teori yang berhubungan dengan kedua metode (kualitatif dan kuantitatif) dan bagaimana keduanya saling melengkapi.
- Konsep-konsep seperti triangulasi (menggunakan dua atau lebih metode untuk memperoleh hasil yang lebih valid) atau komplementaritas (menggunakan metode yang saling melengkapi) sering kali dijadikan dasar teori dalam penelitian mixed methods.
-
-
Analisis Metode Penelitian yang Ada
-
-
- Peneliti menganalisis bagaimana peneliti lain telah menggabungkan metode kualitatif dan kuantitatif dalam penelitian mereka. Ini melibatkan pemahaman tentang strategi yang mereka gunakan, seperti apakah data kualitatif dan kuantitatif dikumpulkan secara bersamaan (convergent), ataukah secara berurutan (sequential).
- Peneliti juga dapat melihat bagaimana analisis data dilakukan dalam penelitian mixed methods, apakah analisis dilakukan secara terpisah atau digabungkan.
-
-
Menentukan Metode yang Tepat untuk Penelitian
-
-
- Berdasarkan temuan dari tinjauan pustaka, peneliti menentukan bagaimana cara terbaik untuk menggabungkan data kuantitatif dan kualitatif dalam penelitiannya sendiri. Misalnya, mereka dapat memutuskan untuk menggunakan data kuantitatif untuk mengukur variabel tertentu, sementara data kualitatif digunakan untuk memberikan konteks atau pemahaman lebih lanjut tentang variabel tersebut.
-
-
Menyusun Pertanyaan Penelitian
-
- Tinjauan pustaka akan membantu peneliti merumuskan pertanyaan penelitian yang jelas dan spesifik, yang mencakup kedua pendekatan penelitian (kualitatif dan kuantitatif).
- Dalam penelitian mixed methods, sering kali ada dua jenis pertanyaan: satu yang lebih fokus pada kuantifikasi data dan satu lagi yang bertujuan untuk memahami pengalaman atau makna dari data yang dikumpulkan.
Baca juga : Keunggulan dan Kelemahan Metode Kuantitatif vs. Kualitatif
Proses tinjauan pustaka dalam penelitian mixed methods merupakan langkah yang sangat penting dalam merancang dan melaksanakan penelitian. Melalui tinjauan pustaka, peneliti dapat mengidentifikasi kesenjangan dalam literatur, menentukan alasan dan manfaat penggunaan pendekatan mixed methods, serta menyusun kerangka teoritis yang kuat untuk penelitian mereka. Selain itu, tinjauan pustaka juga membantu peneliti dalam merancang metodologi yang tepat dan mengembangkan instrumen penelitian yang dapat mengumpulkan data kualitatif dan kuantitatif dengan efektif.
Kamu bisa konsultasi atau kesulitan dalam pembuatan skripsi kamu bisa ke jasa bimbingan skripsi dan melalui whatshaap maupun instagram kami.


