SkripsiYuk.com – Anda sedang mencari Jasa Skripsi biologi murni kuantitatif? Skripsi Yuk berpengalaman sejak 2012 dan telah membantu ribuan mahasiswa lulus dan wisuda tepat waktu. Kami juga menyediakan jasa judul skripsi biologi murni kuantitatif untuk Anda yang sedang berkutat dengan pencarian judul skripsi biologi murni kuantitatif. Di bawah ini kami berikan 30 judul skripsi biologi murni kuantitatif.
- Pengaruh Konsentrasi Nutrisi Terhadap Pertumbuhan Tanaman Cabai (Capsicum annuum) dalam Sistem Hidroponik: Studi Kuantitatif.
- Analisis Korelasi Antara Tingkat Pencemaran Logam Berat dan Kualitas Air Terhadap Populasi Mikroorganisme di Sungai XYZ.
- Studi Efek Pemberian Pupuk Organik Terhadap Kesuburan Tanah dan Pertumbuhan Tanaman Padi (Oryza sativa): Pendekatan Kuantitatif.
- Pengukuran Dampak Perubahan Iklim Terhadap Distribusi Geografis dan Populasi Tumbuhan Endemik di Daerah Tertentu: Analisis Kuantitatif.
- Pemetaan Genomik Populasi Hewan Melalui Analisis Sekuen DNA: Pendekatan Kuantitatif pada Spesies Kura-kura.
- Studi Efektivitas Pestisida Nabati dalam Pengendalian Hama Tanaman Tomat (Solanum lycopersicum): Analisis Kuantitatif.
- Analisis Hubungan Antara Keragaman Genetik dan Kelangsungan Hidup Populasi Burung Endemik di Hutan Tropis.
- Pengaruh Variasi Cahaya pada Pertumbuhan Alga Mikroskopis (Chlorella sp.) dalam Sistem Kultivasi Fototropik: Studi Kuantitatif.
- Evaluasi Efek Antibakteri Ekstrak Daun Sirih (Piper betle) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Patogen: Analisis Kuantitatif.
- Studi Populasi Makhluk Mikroskopis di Lingkungan Air Tawar: Pengukuran Abundansi dan Keanekaragaman dengan Pendekatan Kuantitatif.
- Analisis Korelasi Antara Variasi Lingkungan dan Pola Berkembang Biak Populasi Katak di Ekosistem Hutan Hujan Tropis.
- Pengukuran Dampak Penggunaan Pestisida Kimia Terhadap Kelangsungan Hidup Populasi Lebah Madu (Apis mellifera): Pendekatan Kuantitatif.
- Studi Efek Ekstrak Tanaman Obat Terhadap Pertumbuhan Bakteri Patogen Resisten Antibiotika: Analisis Kuantitatif.
- Analisis Korelasi Antara Ketersediaan Nutrien dan Distribusi Spesies Ganggang dalam Perairan Sungai ABC: Pendekatan Kuantitatif.
- Pengaruh Variasi Konsentrasi CO2 Terhadap Efisiensi Fotosintesis pada Tanaman Cabai (Capsicum annuum): Studi Kuantitatif.
- Studi Populasi Burung Migran dan Peranannya dalam Ekosistem Perairan Tawar: Analisis Kuantitatif pada Daerah XYZ.
- Analisis Kuantitatif Dampak Polusi Udara Terhadap Kesehatan dan Kelangsungan Hidup Tumbuhan Pohon Jati (Tectona grandis).
- Pemodelan Dinamika Populasi Ikan Nila (Oreochromis niloticus) dalam Tambak: Pendekatan Kuantitatif.
- Pengukuran Efek Radiasi UVB Terhadap Kesehatan Kulit dan Pertumbuhan Tanaman Padi (Oryza sativa): Analisis Kuantitatif.
- Studi Hubungan Antara Konsentrasi Logam Berat dalam Tanah dan Akumulasi dalam Tanaman Kangkung (Ipomoea aquatica): Pendekatan Kuantitatif.
- Analisis Korelasi Antara Faktor Lingkungan dan Komposisi Genetik Populasi Kumbang di Daerah Hutan Primer.
- Pengaruh Faktor Ekosistem Terhadap Pola Perilaku dan Pilihan Habitat Kelompok Kera Ekor Panjang: Studi Kuantitatif.
- Evaluasi Efek Pestisida Sintetis pada Populasi Serangga Penyerbuk: Analisis Kuantitatif dalam Ekosistem Pertanian.
- Studi Populasi Mikroorganisme Tanah pada Pertanaman Jeruk: Pengukuran Kuantitatif Keanekaragaman dan Kegiatan Metabolik.
- Pengaruh Suhu Lingkungan Terhadap Perilaku dan Kesehatan Populasi Ikan Koi (Cyprinus carpio): Pendekatan Kuantitatif.
- Analisis Korelasi Antara Komposisi Kimia dan Aktivitas Antioksidan dalam Ekstrak Tanaman Obat Tradisional: Pendekatan Kuantitatif.
- Studi Efek Pencemaran Lingkungan Terhadap Pertumbuhan Mikroba Tanah: Analisis Kuantitatif pada Berbagai Jenis Pencemar.
- Pengukuran Dampak Perubahan Penggunaan Lahan Terhadap Keanekaragaman Spesies Tumbuhan di Hutan Tropis: Pendekatan Kuantitatif.
- Analisis Hubungan Antara Faktor Lingkungan dan Dinamika Populasi Ulat Bulu (Setora nitens): Pendekatan Kuantitatif.
- Studi Korelasi Antara Pembebanan Pestisida dan Kesehatan Tanah dalam Pertanaman Tebu: Analisis Kuantitatif.
selain judul, kami juga melengkapi artikel ini dengan contoh abstrak penelitian biologi murni kuantitatif dari beberapa sumber yang mungkin bisa menjadi sumber referensi Anda dalam membuat penelitian yang sesuai dengan bidang studi. Berikut diantaranya:
Abstrak Judul Skripsi Kuantitatif: Pengaruh Pemberian Pestisida Nabati Terhadap Serangan Hama Perusak Daun Tanaman Bawang Merah (Allium Cepa L.) Sebagai Media Belajar Biologi Berupa Booklet [Download] Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya serangan hama Spodoptera exigua pada tanaman bawang merah. Apabila serangan hama tidak dikendalikan maka dapat menimbulkan 100% kerusakan pada daun bawang merah. Pengendalian OPT dilakukan menggunakan pestisida nabati. Pestisida nabati merupakan pestisida yang terbuat dari bahan alami seperti daun tumbuhan yang memiliki senyawa bioaktif seperti alkaloid, terpenoid, fenolik, dan zat-zat kimia sekunder lainnya yang mampu mengendalikan hama pada tanaman. Pestisida nabati sendiri memiliki fungsi sebagai penolak (repellent), penarik (attractan), pemandul (antifertilitas) atau pembunuh hama. Spodoptera exigua yang menyerang daun bawang merah tidak tahan oleh bau yang menyengat dan rasa yang pahit dari efek penyemprotan pestisida nabati. Agar hasil penelitian bermanfaat maka dijadikan sebagai media belajar booklet. Booklet merupakan sebuah buku berukuran kecil yang memiliki 5 sampai 48 halaman yang berisi informasi-informasi penting dan bahasa yang digunakan harus singkat, padat dan jelas. Kelebihan booklet diantaranya bentuk booklet yang kecil sehingga mudah dibawa kemana-mana, dapat digunakan untuk belajar mandiri atau kelompok, materi atau informasi yang disajikan dalam booklet dapat dibagikan kepada teman maupun keluarga yang lain, booklet dapat dibuat sederhana dengan biaya yang murah. Alasan pemilihan booklet diperoleh dari hasil angket analisis kebutuhan produk yang telah disebar pada mahasiswa Tadris Biologi yang menyatakan bahwa sebanyak 98,6% mahasiswa mengalami kesulitan pada saat mempelajari materi biologi hanya dengan satu sumber buku saja, dikarenakan kurangnya informasi yang ada di dalam buku tersebut. Mahasiswa membutuhkan media belajar alternatif yang dapat digunakan untuk membantu dalam proses belajar di kelas maupun di luar kelas. Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui pengaruh pemberian pestisida nabati terhadap serangan hama perusak daun tanaman bawang merah (Allium cepa L.), 2) Untuk mendeskripsikan proses pengembangan media belajar booklet. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian RnD (Research and Development). Penelitian ini dibagi menjadi dua tahapan. Metode penelitian tahap pertama menggunakan jenis penelitian kuantitatif eksperimen murni dengan Rancangan Acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 6 kali ulangan dimana peneliti menggunakan 50 sampel tanaman bawang merah secara acak dengan perlakuan yang berbeda yaitu 10 tanaman dengan konsentrasi pestisida nabati 0 ml, 10 tanaman dengan konsentrasi pestisida nabati 100 ml, 10 tanaman dengan konsentrasi pestisida nabati 200 ml, 10 tanaman dengan konsentrasi pestisida nabati 300 ml dan 10 tanaman dengan konsentrasi pestisida nabati 400 ml. Adapun data yang diperoleh nantinya berasal dari data primer yang berasal dari hasil penelitian dan data sekunder yang berasal dari penelitian terdahulu. Tahap kedua menggunakan penelitian pengembangan dengan model ADDIE yang hasil akhirnya berupa produk media belajar booklet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Ada pengaruh pemberian pestisida nabati terhadap serangan hama perusak daun tanaman bawang merah. Hal ini dibuktikan melalui uji one way anova pada persentase serangan hama yang memperoleh hasil signifikasi sebesar 0,000 dan pada jumlah daun memiliki nilai signifikasi sebesar 0,001 semua data tersebut memiliki nilai signifikasi <0,05. Uji beda nyata menggunakan uji DMRT nilai signifikasinya berbeda dari setiap perlakuan. 2) Proses pengembangan booklet pada tahap pertama yaitu analisis (analysis) dengan melakukan analisis kebutuhan sebanyak 74 responden melalui google form yang ditujukan kepada mahasiswa Tadris Biologi IAIN Tulungagung. Tahap kedua desain (design) yaitu mendesain rancangan booklet yang terdiri dari sampul depan, ayat Al-Qur’an, kata pengantar, daftar isi, materi, daftar pustaka, profil penulis, dan sampul belakang. Ketiga pengembangan (development) yaitu melakukan validasi oleh ahli materi dan ahli media. Keempat implementasi (implementation) yaitu melakukan uji keterbacaan sebanyak 5 responden yang ditujukan kepada mahasiswa Tadris Biologi 6B. Tahap kelima yaitu evaluasi (evaluation) yaitu merevisi booklet sesuai dengan komentar dan saran yang diberikan oleh para ahli dan responden. Media belajar booklet yang dikembangkan mendapat hasil validasi oleh ahli materi sebesar 79,7%. Hasil validasi oleh ahli media sebesar 86,5%. Hasil uji keterbacaan media booklet oleh responden yang telah dirata-rata sebesar 87,8%. Maka dapat diambil kesimpulan dari semua hasil validasi dan uji keterbacaan media booklet menunjukkan rata-rata hasil sebesar 84,6%. Berdasarkan hal ini media belajar booklet dinyatakan sangat layak digunakan.
Abstrak Judul Skripsi Kuantitatif: Pengaruh Jenis Media Tanam dan Pupuk Organik Cair Terhadap Pertumbuhan Kacang Panjang (Vigna Sesquipedalis L.) Sebagai Media Pembelajaran Berupa Booklet [Download] Tanah merupakan salah satu media penting dalam pertumbuhan tanaman. Seringnya penggunaan pupuk anorganik pada media tanah dapat mengakibatkan rusaknya struktur tanah dan matinya mikroorganisme. Penambahan media selain tanah menjadi solusi untuk tanah yang terlanjur rusak dan kehilangan unsur hara. Memanfaatkan limbah kotoran padat sapi dalam bentuk cair sebagai pengganti pupuk anorganik juga dapat menjadi solusi bagi para petani. Pupuk organik cair dari kotoran sapi mengandung unsur hara yang dapat membantu menyuburkan tanah. Penggunaan kotoran sapi juga dapat mengurangi limbah kotoran yang jarang digunakan masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui pengaruh jenis media tanam dan pupuk organik cair terhadap pertumbuhan tinggi tanaman, 2) untuk mengetahui pengaruh jenis media tanam dan pupuk organik cair terhadap pertumbuhan jumlah daun, 3) untuk mendeskripsikan media booklet sebagai penunjang pembelajaran biologi. Penelitian ini menggunakan dua metode yaitu metode kuantitatif untuk eksperimen murni dengan tahap pertama yaitu melakukan penelitian pada tanaman kacang panjang dengan rancangan yang digunakan peneliti adalah Rancangan Acak Lengkap dua faktor yaitu faktor I adalah media tanam dan faktor II adalah pupuk organik cair dan pada tahap kedua yaitu tahap pengembangan menggunakan model pengembangan ADDIE hanya pada tahap analisis, desain dan pengembangan untuk pembuatan produk berupa booklet. Hasil penelitian ini adalah 1) Terdapat pengaruh pada pemberian jenis media tanam yang berbeda dan pupuk organik cair terhadap pertumbuhan tinggi dengan sig sebesar 0,000 ˂ 0,05 dan 0,013 ˂ 0,05, namun tidak terdapat interaksi terhadap jenis media tanam dan pupuk organik cair pada tanaman kacang panjang dengan sig sebesar 0,939 ˃ 0,05, 2) Terdapat pengaruh pada pemberian jenis media tanam yang berbeda dan pupuk organik cair terhadap pertumbuhan jumlah daun dengan sig sebesar 0,034 ˂ 0,05 dan 0,001 ˂ 0,05, namun tidak terdapat interaksi terhadap jenis media tanam dan pupuk organik cair pada tanaman kacang panjang dengan sig sebesar 0,895 ˃ 0,05, 3) booklet mendapatkan hasil validasi oleh ahli materi sebesar 82,14 % yang dikategorikan sangat layak dan hasil validasi oleh ahli media sebesar 73,3 % sehingga media pembelajaran layak digunakan.
Abstrak Judul Skripsi Kuantitatif: Pengaruh Pemberian Konsentrasi NaCl Terhadap Pertumbuhan Tanaman Cabai Rawit (Capsicum Frutescens L.) dan Pengembangannya Sebagai Media Belajar Berupa Poster [Download] Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya lahan yang terdampak kekeringan yang digunakan untuk budidaya tanaman hortikultura salah satunya pada cabai rawit. Tanah dengan kadar air yang rendah biasa disebut dengan tanah salin yang bisa menghambat pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Pemberian larutan NaCl pada tanaman ternyata bisa mengakibatkan tanah menjadi salin. Setiap tanaman memiliki respon dan ketahanan tersendiri terhadap tanah dengan kandungan garam tertentu. Untuk mengetahui pengaruhnya pada pertumbuhan maka dilakukan eksperimen menggunakan NaCl dengan konsentrasi yang berbeda pada tanaman. Hasil penelitian akan dikembangkan menjadi salah satu media pembelajaran berupa poster. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah (1) Menjelaskan pengaruh pemberian konsentrasi NaCl terhadap pertumbuhan tanaman cabai rawit (2) Mengetahui konsentrasi NaCl yang memberikan pengaruh paling efektif pada pertumbuhan tanaman cabai rawit (3) Mendeskripsikan proses pengembangan media poster dari hasil penelitian (4) Mendeskripsikan kelayakan media poster yang dikembangkan dari hasil penelitian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk eksperimen murni dan hasil penelitian dikembangkan menjadi poster. Rancangan penelitian dengan RAL (Rancangan Acak Lengkap) dengan 3 perlakuan 1 kontrol, 5 kali ulangan, mengolah data dengan uji one way anova dan BNt. Pengembangan produk menggunakan model ADDIE. Produk yang dikembangkan divalidasi kepada ahli materi dan media terlebih dahulu sebelum diimplementasikan. Hasil dari penelitian ini adalah (1) Ada pengaruh pemberian larutan NaCl terhadap pertumbuhan tanaman.Hal tersebut bisa dilihat dari hasil uji one way anova tinggi batang yang menunjukkan nilai sig 0.009 dan nilai sig jumlah daun 0.011 yang keduanya < 0.05 (2) Pemberian konsentrasi NaCl paling efektif pada perlakuan P1 (1000 ppm) (3) Berdasarkan hasil validasi produk oleh validator, validasi materi mendapatkan persentase 75%, sedangkan validasi media 85,41%. Dari hasil persentase yang diperoleh, media termasuk dalam kategori layak digunakan (4) Hasil implementasi uji keterbacaan nilai rata-rata persentase setiap indikator mencapai 80% sampai dengan 91,66% termasuk dalam kategori layak digunakan.
Abstrak Judul Skripsi Kuantitatif: Pengaruh Pemberian Pupuk Kotoran Ayam dan Kotoran Kambing Terhadap Pertumbuhan Tanaman Terong Sebagai Media Pembelajaran Materi Pertumbuhan dan Perkembangan Kelas Xii [Download] Limbah kotoran ternak adalah salah satu jenis limbah yang dihasilkan dari kegiatan peternakan. Salah satu usaha untuk mengurangi limbah kotoran hewan yaitu digunakan untuk pupuk alami sebagai pupuk kandang. Pemberian pupuk kandang, selain dapat meningkatkan kesuburan tanah juga digunakan dalam meningkatkan produksi pertanian. Dalam penelitian kali ini menggunakan percobaan dengan pupuk kandang kotoran ayam dan pupuk kandang kotoran kambing. Sedangkan perlakuan tanaman yang akan digunakan dalam penelitian ini merupakan tanaman sayur yaitu tanaman terong. Terong (Solanum melongena L.) jenis terong kopek. Hasil dari penelitian ini akan digunakan dalam bentuk poster. Tujuan penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui pengaruh pupuk kotoran ayam terhadap pertumbuhan tanaman terong, 2) untuk mengetahui pengaruh pupuk kotoran kambing terhadap pertumbuhan tanaman terong, 3) untuk mengetahui perbedaan pemberian pupuk kotoran ayam dan kotoran kambing terhadap pertumbuhan tanaman terong, 4) untuk mengetahui pemanfaatan hasil penelitian sebagai sumber belajar materi pertumbuhan dan perkembangan. Metode penelitian ini menggunakan dua metode penelitian yaitu metode penelitian kuantitatif untuk eksperimen murni dan metode penelitian dan pengembangan untuk hasil media poster. Rancangan penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 kali ulangan dengan menggunakan uji Anova dan uji BNt. Variabel terikat (dependent variable dalam penelitian ini adalah tinggi batang, jumlah daun dan lebar daun, Variabel bebas (independent variable) Dalam penelitian ini dua variabel yang akan diteliti, yaitu variabel “kontrol”,“Pemberian pupuk kandang ayam” dan “pupuk kandang kambing”. Hasil dari penelitian ini 1) tinggi batang tertinggi di dapatkan dari perlakuan P1 (pupuk kandang ayam) pada akhir penelitian yaitu 18 cm. Pada pengukuran lebar daun terlebar pada akhir penelitian menunjukkan perlakuan P1 (pupuk kandang ayam) daun memiliki lebar 9,7 cm. Pada perhitungan jumlah daun/tangkai pada akhir penelitian setelah perlakuan mulai adanya pertumbuhan dan banyak tangkai daun pada perlakuan P1 (pupuk kandang ayam) memiliki tangkai terbanyak sejumlah 6 tangkai. 2) Hasil data yang diperoleh pada penelitian ini menunjukan tinggi batang menunjukkan perlakuan P2 (pupuk kandang kambing) menghasilkan tinggi batang tertinggi pada akhir yaitu 13cm. Begitupun pada hasil data pengukuran lebar daun terlebar pada akhir penelitian menunjukkan perlakuan P2 (pupuk kandang kambing) menghasilkan lebar daun yaitu 7,5 cm. Dan juga pada hasil dari jumlah daun/jumlah tangkai yang diperoleh pada akhir penelitian menunjukkan perlakuan P2 (pupuk kandang kambing) menghasilkan jumlah daun/jumlah tangkai sebanyak 5 tangkai. 3) dalam pengamatan adanya perbedaan nyata tinggi batang, lebar daun dan jumlah daun secara visual, secara tanaman yang dipupuk dengan pupuk kandang ayam terlihat tumbuh normal dengan ciri-ciri daun lebih luas dan lebih banyak dibandingkan menggunakan pupuk kandang kambing. 4) Pemanfaatan hasil media berupa sumber belajar poster pada materi pertumbuhan dan perkembangan layak untuk digunakan dan dipublikasikan.
Abstrak Judul Skripsi Kuantitatif: Studi Hubungan Kuantitatif Struktur-Aktivitas Anti-Tuberkulosis Senyawa Amidasi Etil P-Metoksisinamat Dengan Pendekatan Hansch dan Penambatan Molekuler pada Enzim Inh A [Download] Telah dilakukan uji aktivitas anti-tuberkulosis senyawa amidasi etil pmetoksisinamat dengan Metode Hubungan Kuantitatif Struktur-Aktivitas (HKSA) Hansch dan penambatan molekuler pada Enzim Inh A. HKSA di analisa dengan regresi multilinier menggunakan program SPSS. Penambatan molekuler di analisa dengan program autodockvina dan divisualisasi dengan program Pymol dan Ligplot. Hasil persamaan HKSA terbaik adalah Log(1/MIC) = -18.7 + 0.298(logD) -1.22(Energi HOMO) - 2.812(Energi LUMO) + 0.034(Harary Index) - 1.106(Randic Index) + 0.243(MolarRefractivity). Hasil penambatan molekuler, menunjukkan senyawa ((2E)-N,N-dibenzyl-3-(4- methoxyphenyl)prop-2-enamide) memiliki nilai ΔGbind terendah (-9,4 kcal/mol) dan hasil dari HKSA memiliki nilai MIC prediksi terkecil (0,008 μM). Hal ini menunjukkan bahwa senyawa tersebut diprediksikan memiliki aktivitas anti-tuberkulosis yang potensial dibandingkan oleh EPMS. Kata kunci: Anti-tuberkulosis, Hansch, penambatan molekul
Jika Anda masih merasa bingung dalam menentukan judul skripsi biologi murni kuantitatif yang lebih menekankan penggunaan data literatur, wawancara, observasi, dan dokumentasi, sebaiknya Anda pertimbangkan untuk berkonsultasi dengan dosen pembimbing Anda atau segera mencari bimbingan online. Dengan bimbingan tersebut, Anda dapat memperoleh arahan yang berguna dalam menentukan judul penelitian yang relevan untuk penelitian yang akan Anda lakukan. Untuk memperluas pengetahuan Anda, tidak ada salahnya jika membaca banyak contoh penelitian biologi murni kuantitatif yang mungkin lebih cocok dengan bidang yang Anda kaji saat ini.

