Contoh Judul Penelitian Bidang Sains Kuantitatif Lengkap dengan Abstrak

SkripsiYuk.com –Sedang mencari jasa skripsi atau judul penelitian bidang sains kuantitatif? Skripsi Yuk adalah layanan yang berpengalaman sejak 2012 dan telah membantu ribuan mahasiswa menyelesaikan tugas dan berhasil wisuda tepat waktu. Kami menyediakan jasa judul skripsi serta penelitian bidang sains kuantitatif bagi Anda yang sedang mencari ide topik untuk karya ilmiah Anda. Berikut adalah 30 judul penelitian bidang sains kuantitatif.

  • Analisis Kuantitatif Pengaruh Konsentrasi Pupuk Terhadap Pertumbuhan Tanaman Jagung.
  • Pengukuran Kuantitatif Efek Suhu Terhadap Laju Reaksi Kimia.
  • Hubungan Antara Jumlah Cahaya dan Laju Fotosintesis pada Tumbuhan Air.
  • Analisis Statistik Terhadap Hubungan Antara Polusi Udara dan Kesehatan Penduduk Kota.
  • Perbandingan Kuantitatif Penggunaan Obat Generik dan Obat Merek Terhadap Kesembuhan Pasien.
  • Pengukuran Kuantitatif Pengaruh Variasi pH Terhadap Aktivitas Enzim Pencernaan.
  • Analisis Kuantitatif Dampak Kadar Garam Terhadap Tekanan Osmosis pada Sel.
  • Hubungan Antara Durasi Latihan Fisik dan Peningkatan Kapasitas Aerobik: Pendekatan Kuantitatif.
  • Pengukuran Kuantitatif Variasi Konsumsi Gula dan Risiko Obesitas pada Anak-anak.
  • Evaluasi Kuantitatif Penggunaan Antibiotik dalam Pengendalian Infeksi di Rumah Sakit.
  • Analisis Statistik Terhadap Korelasi Antara Konsumsi Serat dan Kesehatan Usus.
  • Perbandingan Kuantitatif Efek Dosis Berbeda dari Zat-X Terhadap Mortalitas Sel Kanker.
  • Pengukuran Kuantitatif Dampak Pola Makan Vegetarian Terhadap Kadar Kolesterol.
  • Analisis Kuantitatif Pengaruh Variasi Waktu Terhadap Laju Reaksi Enzimatik.
  • Hubungan Antara Intensitas Latihan Kekuatan dan Peningkatan Massa Otot: Pendekatan Kuantitatif.
  • Pengukuran Kuantitatif Efek Pencahayaan pada Waktu Tidur dan Kualitas Tidur.
  • Analisis Kuantitatif Dampak Pajanan Radiasi Matahari Terhadap Tingkat Kanker Kulit.
  • Perbandingan Kuantitatif Efektivitas Vaksin A dan Vaksin B dalam Mencegah Penyakit.
  • Pengukuran Kuantitatif Hubungan Antara Paparan Pestisida dan Kesehatan Petani.
  • Evaluasi Kuantitatif Penggunaan Terapi X dalam Pengobatan Kanker.
  • Analisis Statistik Terhadap Korelasi Antara Asupan Air dan Fungsi Ginjal.
  • Pengukuran Kuantitatif Efek Variasi Dosis Vitamin C Terhadap Sistem Kekebalan Tubuh.
  • Hubungan Antara Tingkat Stres dan Tekanan Darah: Pendekatan Kuantitatif.
  • Pengukuran Kuantitatif Dampak Polusi Air Terhadap Kualitas Hidup Ikan di Sungai.
  • Analisis Kuantitatif Pengaruh Diet Tinggi Protein Terhadap Pertumbuhan Otot pada Atlet.
  • Perbandingan Kuantitatif Antara Kecepatan Penyembuhan Luka dengan dan tanpa Salep Antibiotik.
  • Pengukuran Kuantitatif Efek Paparan Polusi Suara pada Konsentrasi Belajar.
  • Analisis Kuantitatif Dampak Pemberian Suplemen Kalsium Terhadap Kepadatan Tulang.
  • Hubungan Antara Pola Makan dan Risiko Diabetes Tipe 2: Studi Kuantitatif.
  • Pengukuran Kuantitatif Variasi Waktu Paparan Layar Gadget Terhadap Kualitas Tidur Anak-anak.

Selain memberikan judul, kami juga menyediakan beberapa contoh abstrak penelitian bidang sains kuantitatif dari beberapa sumber penelitian terpercaya yang dapat membantu Anda sebagai peneliti dalam menentukan penelitian yang paling relevan dengan bidang studi dan kompetensi Anda.

Abstrak Penelitian Kuantitatif: Analisis Kadar Fosfor dan Besi dalam Sawi Hijau (Brassica Juncea L.) Secara Spektrofotro metri Sinak Tampak
Penelitian ini bertujuan menganalisis kadar fosfor dan besi pada sawi dengan menggunakan destruksi asam pekat, untuk kemudian diukur dengan Spektrofotometer UV-VIS untuk mengetahui kadar fosfor dan besi pada sawi hijau (Brassica juncea L.) serta ada tidaknya perbedaan kadar fosfor dan besi pada sawi hijau yang didestruksi dengan menggunakan asam pekat. Sampel dalam penelitian ini adalah sawi hijau (Brassica juncea L.) yang diambil dari pasar Legi Kotagede Yogyakarta dengan teknik pengambilan sampel dilakukan secara acak. Masing-masing sampel didestruksi dengan asam sulfat (H2SO4) dan nitrat pekat (HNO3). Analisis kimia yang dilakukan adalah analisis kuantitatif fosfor dan besi dengan metode Spektrofotometri UV-VIS. Data yang diperoleh dianalisis dengan ANAVA-A pada taraf signifikansi 1%. Dari analisis data diperoleh besarnya kadar fosfor pada sawi hijau didestruksi dengan H2SO4 pekat adalah 0,5621±0,9073 % b/b dan dengan HNO3 pekat adalah 0,8858±0,1884 % b/b. Kadar besi pada sawi hijau yang didestruksi dengan H2SO4 pekat adalah 0,11318±0,0508 % b/b dan dengan HNO3 pekat adalah 0,13548±0,0524 % b/b. Pada uji ANAVA-A menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kadar fosfor dan kadar besi dalam sawi hijau yang didestruksi dengan asam pekat.
Abstrak Penelitian Kuantitatif: Fotodegradasi Zat Warna Methylen Blue Menggunakan TiO2 /Zeolit Dengan Penambahan Ion Nitrat (NO3 - )
Methylen blue merupakan zat warna memiliki efek berbahaya untuk kesehatan manusia, karena dibuat dari senyawa azo yang mengandung gugus kromofor –N=N- dalam molekulnya. Komposit TiO2/zeolit dapat digunakan untuk mendegradasi zat pewarna. Aktivitas zeolit alam dapat ditingkatkan dengan aktivasi dan pengembanan TiO2. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui karakterisasi TiO2/zeolit, jumlah penambahan TiO2/zeolit efektif dan konsentrasi penambahan ion NO3 - efektif serta waktu lama penyinaran efektif terhadap fotodegradasi methylen blue. Zeolit alam diaktivasi menggunakan NH4NO3 2 M dan diperoleh H-zeolit. H-zeolit dicampur TiO2 dengan perbandingan (97:3) % dengan metode hidrotermal dan kalsinasi pada suhu 500 selama 4 jam. Karakterisasi komposit TiO2/zeolit dengan XRD. Dilakukan variasi penambahan komposit dalam proses fotodegradasi tehadap methylen blue dengan penyinaran lampu UV. Hasil terbaik variasi penambahan komposit akan ditambahkan pada variasi konsentrasi penambahan NO3 - dalam proses fotodegradasi tehadap methylen blue dengan penyinaran lampu UV. Hasil karakterisasi XRD menunjukkan zeolit alam tidak mengalami perubahan struktur, namun terjadi perubahan intensitas akibat penambahan TiO2. Penambahan komposit TiO2/zeolit terbaik sebanyak 75 mg dengan efektifitas degradasi sebesar 29,94 %. Dan penambahan NO3 - terbaik pada konsentrasi 0,5 M dengan efektifitas degradasi sebesar 30,81 % pada penyinaran lampu UV selama 100 menit.
Abstrak Penelitian Kuantitatif: Pembuatan Tes Kit untuk Analisis Kimia Kuantitatif Rhondamin B
Pada penelitian ini dilakukan pembuatan tes kit Rhodamin B dan validasi metode untuk analisis kimia Rhodamin B pada makanan. Tujuan dari penelitian ini membuat tes kit yang digunakan untuk uji Rhodamin B pada makanan. Metode yang dilakukan pada penelitian ini dengan membuat larutan standar 2 ppm, 4 ppm, 6 ppm, 8 ppm, dan 10 ppm. Validasi metode tes kit menggunakan spektrofotometer UV-Vis dan diperoleh panjang gelombang maksimum 560,8 nm. Uji linieritas diperoleh persamaan regresi y = 0,0241x+0,056 dan nilai r sebesar 0,9987. Pada uji presisi diperoleh nilai SD 0,016 dan % RSD 0,71 %. Pada uji LoQ dan LoD diperoleh nilai LoQ adalah 1,09 mg/L dan LoD adalah 3,65 mg/L. Uji pada sampel saus A, saus B, dan saus C menunjukkan larutan positif Rhodamin B dengan perubahan warna larutan menjadi ungu. Hasil kadar positif Rhodamin B yang diperoleh pada uji sampel saus B adalah 13,10 mg/L dan saus C adalah 21 mg/L.
Abstrak Penelitian Kuantitatif: Hubungan Antara Cara Belajar dengan Hasil Belajar Biologi Siswa Kelas XI SMA Negeri Se-Kecamatan Tampan Tahun Ajaran 2017/2018
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara cara belajar dengan hasil belajar biologi berdasarkan tingkat kemampuan akademik siswa kelas XI jurusan IPA di SMA Negeri Sekecamatan Tampan Tahun Pelajaran 2017/2018. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari – April 2018. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan pendekatan korelasional dan pengumpulan data menggunakan angket, wawancara dan dokumentasi. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 152 orang siswa dengan tingkat kemampuan akademik yang berbeda. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cara belajar (X) dengan hasil belajar biologi (Y) siswa akademik tinggi, dengan nilai koefisien korelasi (rxy) sebesar 0,126. Untuk uji signifikannya t hitung (0,02) > t tabel (1,691), siswa akademik sedang, Untuk uji signifikannya t hitung (8,85) > t tabel (1,665), dan Untuk siswa akademik rendah uji signifikannya t hitung (5,83) > t tabel (1,691), menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara cara belajar dengan hasil belajar biologi berdasarkan tingkat akademik siswa kelas XI jurusan IPA di SMA Negeri Se-kecamatan Tampan Tahun Ajaran 2017/2018.
Abstrak Penelitian Kuantitatif: Pengaruh Pembelajaran Biologi Berbasis Micro Quest terhadap Hasil Belajar Siswa
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran menggunakan Micro Quest (aplikasi mobile android) terhadap hasil belajar siswa kelas XI pada konsep sistem ekskresi. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 14 Jakarta pada kelas XI. Metode yang digunakan adalah kuasi ekperimen (Quasi- experimental). Penelitian ini menggunakan dua kelompok sampel, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, sampel penelitian berjumlah 38 orang untuk kelompok eksperimen dan 38 orang untuk kelompok kontrol. Kelompok eksperimen dalam penelitian ini adalah kelompok siswa yang mendapatkan pembelajaran berbasis micro quest, yakni dengan mengunduh aplikasi android micro quest, sedangkan kelompok kontrol adalah kelompok siswa yang menggunakan pembelajaran biasa. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini berupa test pilihan ganda yang selanjutnya diujicoba pada kelas. Hasil rata-rata analisis data kuantitatif menunjukkan ketercapaian keterampilan berpikir kreatif siswa pada pretest dan posttest. Berdasarkan pengujian hipotesis statistik dengan uji-t’ (α = 0,05) diperoleh thitung sebesar 1,99. Dari hasil perhitungan, diperoleh hasil uji-t post-test kelas ekspreimen yakni 3,303 yang berarti lebih besar dari t-tabel. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pembelajaran biologi berbasis micro quest terhadap hasil belajar siswa kelas XI pada konsep sistem ekskresi.

Jika Anda merasa bingung dalam menentukan judul penelitian bidang sains yang menekankan penggunaan data eksperimen, angket, wawancara, dan data lain berbentuk angka, disarankan untuk mencari bimbingan online atau berdiskusi dengan dosen pembimbing di universitas Anda. Melalui panduan tersebut, Anda bisa mendapatkan arahan yang membantu dalam merumuskan judul yang sesuai dengan kebutuhan penelitian Anda.

Selain itu, luangkan waktu untuk membaca lebih banyak referensi judul skripsi, baik yang bersifat kualitatif maupun kuantitatif. Referensi tersebut dapat memberikan inspirasi dan petunjuk tambahan dalam memilih topik yang relevan dan menarik untuk penelitian Anda.