Dalam penelitian skripsi, pemahaman yang baik tentang populasi dan sampel sangat penting. Maka dari itu perlu untuk mengetahui terlebih dahulu jenis-jenis sampel dan populasi serta cara menentukan populasi dan sampel skripsi sebelum mengerjakan tugas akhir. Pada artikel kali ini akan dibahas kedua poin tersebut, namun sebelum itu ketahui terlebih dahulu pengertian dari populasi dan sampel untuk mempermudah Anda memami materi yang akan diberikan.
Pengertian Populasi Penelitian
Secara umum, populasi penelitian merujuk pada kelompok individu, objek, atau fenomena yang menjadi fokus penelitian. Populasi penelitian dapat berupa manusia, hewan, tumbuhan, benda mati, atau bahkan konsep abstrak seperti kebijakan publik atau sistem komputer. Populasi penelitian ini memiliki karakteristik atau atribut tertentu yang relevan dengan pertanyaan penelitian yang diajukan.
Para ahli dalam bidang penelitian telah memberikan beberapa pengertian mengenai populasi penelitian. Berikut adalah beberapa pengertian dari para ahli:
- Kerlinger (1973): Menurut Kerlinger, populasi adalah “sekelompok individu, objek, atau peristiwa yang memiliki satu atau lebih ciri yang sama dan objek penelitian tertentu.”
- Sugiyono (2016): Menurut Sugiyono, populasi adalah “kelompok obyek yang menjadi subjek penelitian dan mewakili semua elemen atau individu yang memiliki ciri-ciri atau sifat-sifat tertentu yang diteliti.”
- Arikunto (2013): Arikunto mendefinisikan populasi sebagai “keseluruhan objek atau subjek yang memiliki karakteristik tertentu yang menjadi sasaran penelitian.”
- Sekaran (2003): Menurut Sekaran, populasi adalah “kelompok orang atau objek yang memiliki karakteristik tertentu yang menjadi sasaran penelitian.”
- Borg dan Gall (2003): Borg dan Gall menggambarkan populasi sebagai “kelompok individu yang memiliki kesamaan tertentu dan relevan dengan masalah penelitian, dari mana sampel diambil.”
Pengertian populasi penelitian tersebut menggambarkan kumpulan individu, objek, atau fenomena yang memiliki atribut yang relevan dengan pertanyaan penelitian yang diajukan. Penting untuk menentukan populasi penelitian dengan jelas karena hal ini akan mempengaruhi generalisasi hasil penelitian ke populasi yang lebih luas dan mempengaruhi pemilihan metode penelitian yang sesuai.
Pengertian Sampel Penelitian
Sementara sampel penelitian merujuk pada sebagian kecil atau subset dari populasi penelitian yang dipilih untuk dianalisis dalam rangka menggeneralisasikan temuan penelitian ke populasi yang lebih besar. Sampel penelitian digunakan karena seringkali tidak memungkinkan atau tidak praktis untuk mempelajari keseluruhan populasi secara langsung.
Para ahli dalam bidang penelitian juga memberikan beberapa pengertian mengenai sampel penelitian. Berikut adalah beberapa pengertian dari para ahli:
- Kerlinger (1973): Menurut Kerlinger, sampel adalah “sebagian dari populasi yang dipilih untuk diobservasi dengan maksud untuk mempelajari beberapa atribut atau karakteristik yang dimiliki oleh keseluruhan populasi.”
- Sugiyono (2016): Menurut Sugiyono, sampel adalah “bagian dari populasi yang diteliti yang diambil dengan cara tertentu, sehingga diharapkan mewakili populasi secara umum.”
- Arikunto (2013): Arikunto mendefinisikan sampel sebagai “sebagian dari populasi yang diteliti yang dipilih untuk memberikan informasi yang dapat digeneralisasikan tentang populasi secara keseluruhan.”
- Sekaran (2003): Menurut Sekaran, sampel adalah “subset dari populasi yang digunakan untuk mewakili populasi dan menghasilkan generalisasi tentang populasi.”
- Borg dan Gall (2003): Borg dan Gall menggambarkan sampel sebagai “subset dari populasi yang dipilih untuk mempelajari atribut yang relevan dengan masalah penelitian.”
Pengertian sampel penelitian tersebut menggambarkan bagian kecil dari populasi penelitian yang dipilih untuk mewakili populasi secara keseluruhan. Pemilihan sampel yang representatif dan proporsional penting dalam penelitian agar temuan dapat digeneralisasikan ke populasi yang lebih besar dengan keyakinan yang lebih besar pula.
Jenis-jenis Populasi dan Sampel
Ada 4 jenis populasi dan sampel penelitian yang umum digunakan, sebagai berikut:
- Populasi dan Sampel Acak Sederhana: Jenis populasi ini mencakup semua anggota yang memenuhi kriteria tertentu. Sampel acak sederhana dipilih secara acak tanpa memperhatikan atribut individu.
- Populasi dan Sampel Stratifikasi: Dalam jenis populasi ini, populasi dibagi menjadi beberapa strata berdasarkan karakteristik tertentu seperti usia, jenis kelamin, atau pendapatan. Kemudian, sampel diambil dari masing-masing strata secara proporsional.
- Populasi dan Sampel Kluster: Populasi dalam jenis ini terdiri dari kelompok atau kluster yang terkait, seperti sekolah atau perusahaan. Peneliti memilih kluster secara acak dan menggunakan seluruh anggota dalam kluster tersebut sebagai sampel.
- Populasi dan Sampel Bertingkat: Jenis populasi ini melibatkan pengelompokan populasi dalam beberapa tingkat, misalnya wilayah geografis seperti provinsi, kabupaten, dan desa. Sampel diambil secara bertingkat, mulai dari tingkat tertinggi hingga tingkat terendah.
Cara Menentukan Populasi dan Sampel untuk Skripsi
Setelah mengetahui jenis-jenis populasi dan sampel, selanjutnya ketahui juga cara menentukan populasi dan sampel untuk skripsi Anda, sebagai berikut:
- Langkah pertama adalah mengidentifikasi tujuan penelitian Anda. Apakah Anda ingin menyelidiki populasi secara keseluruhan atau hanya tertentu? Jelaskan dengan jelas populasi yang ingin Anda teliti.
- Pilih metode penelitian yang sesuai dengan tujuan penelitian Anda. Apakah Anda akan melakukan penelitian kuantitatif atau kualitatif? Keputusan ini akan mempengaruhi cara Anda menentukan sampel.
- Setelah Anda mengetahui populasi yang ingin Anda teliti, buat kerangka sampel yang mencakup karakteristik atau atribut yang relevan. Misalnya, jika Anda ingin meneliti mahasiswa, atribut yang dapat digunakan adalah jurusan, tingkat semester, atau jenis kelamin.
- Berbagai teknik pengambilan sampel yang umum digunakan adalah sampel acak sederhana, stratifikasi, atau kluster. Pilih teknik yang sesuai dengan populasi dan kebutuhan penelitian Anda. Jika Anda ingin mewakili semua kelompok dalam populasi, Anda dapat menggunakan sampel acak sederhana. Jika Anda tertarik untuk membandingkan karakteristik antara kelompok yang berbeda, strategi stratifikasi dapat digunakan. Sedangkan jika populasi Anda terdiri dari kelompok yang saling terkait, seperti sekolah atau perusahaan, maka teknik sampel kluster dapat menjadi pilihan yang tepat.
- Penentuan ukuran sampel merupakan langkah penting dalam penelitian skripsi. Ukuran sampel harus cukup besar untuk memberikan hasil yang dapat diandalkan, namun juga harus mempertimbangkan keterbatasan waktu, sumber daya, dan keterjangkauan. Ada beberapa formula yang dapat digunakan untuk menentukan ukuran sampel yang sesuai, seperti formula Slovin atau formula Taro Yamane.
- Setelah menentukan metode, kerangka sampel, teknik, dan ukuran sampel, langkah selanjutnya adalah melaksanakan pengambilan sampel. Pastikan Anda mengikuti prosedur pengambilan sampel yang telah ditetapkan dengan seksama untuk memastikan validitas dan representativitas sampel.
- Setelah mendapatkan data dari sampel, lakukan analisis data sesuai dengan tujuan penelitian Anda. Gunakan metode analisis yang sesuai dengan jenis data yang Anda kumpulkan, baik itu analisis statistik untuk data kuantitatif atau analisis tematik untuk data kualitatif.
- Berdasarkan hasil analisis data, tarik kesimpulan yang dapat menjawab pertanyaan penelitian Anda. Diskusikan temuan Anda secara objektif dan jangan membuat generalisasi yang berlebihan.
- Akui keterbatasan dari penelitian Anda, termasuk batasan sampel yang digunakan. Diskusikan implikasi keterbatasan tersebut dan saran untuk penelitian selanjutnya.
Dalam menentukan populasi dan sampel untuk skripsi, penting untuk memiliki pemahaman yang jelas tentang tujuan penelitian dan metode yang akan digunakan. Dengan memperhatikan karakteristik populasi dan memilih teknik pengambilan sampel yang tepat, Anda dapat menghasilkan penelitian yang relevan dan dapat diandalkan. Selain itu, perhatikan juga keterbatasan yang mungkin muncul dalam proses pengambilan sampel dan analisis data. Dengan memperhatikan langkah-langkah ini, Anda dapat menghasilkan penelitian skripsi yang berkualitas dan memberikan kontribusi pada pengetahuan di bidang yang Anda teliti.
Bagi Anda yang membutuhkan jasa bimbingan skripsi dengan mentor yang kredibel dapat menggunakan layanan dari SkripsiYuk!. Hubungi Admin kami atau DM Instagram SkripsiYuk! untuk mengdapatkan informasi lebih lengkap seputar layanan.

