Motivasi adalah bahan bakar utama di balik hampir semua tindakan manusia, termasuk perjuangan mahasiswa tingkat akhir dalam menyelesaikan skripsi. Beberapa mahasiswa berlari ke kampus dengan penuh semangat karena rasa penasaran dan cinta akan ilmu (motivasi intrinsik). Sementara yang lain? Ya, lebih ke dikejar deadline, dimotivasi IPK, atau… takut gak lulus bareng pacar (motivasi ekstrinsik). Tapi apa sebenarnya perbedaan antara motivasi intrinsik dan ekstrinsik dalam konteks skripsi? Dan kenapa ini penting untuk dibahas?
Baca Juga : Dampak Motivasi Intrinsik dan Ekstrinsik terhadap Studi Efektif
Pengertian Skripsi dengan Topik Motivasi Intrinsik vs Ekstrinsik
Skripsi dengan topik motivasi intrinsik vs ekstrinsik bertujuan untuk meneliti dua jenis motivasi utama yang mendorong seseorang dalam melakukan suatu aktivitas. Biasanya, fokusnya adalah menganalisis pengaruh kedua jenis motivasi tersebut terhadap perilaku tertentu, seperti prestasi belajar, kinerja kerja, keterlibatan dalam kegiatan organisasi, hingga ketekunan dalam menyelesaikan tugas akhir (alias skripsi itu sendiri).
- Motivasi intrinsik: Dorongan yang berasal dari dalam diri individu, misalnya keingintahuan, minat, atau kepuasan pribadi.
- Motivasi ekstrinsik: Dorongan yang berasal dari luar diri individu, seperti hadiah, nilai, pujian, atau tekanan sosial.
Dalam skripsi, kamu bisa mengukur dan membandingkan kedua jenis motivasi ini terhadap variabel terikat tertentu, misalnya:
- Kinerja akademik
- Kepuasan belajar
- Produktivitas kerja
- Komitmen organisasi
Kenapa Topik Ini Menarik?
Yuk jujur—berapa banyak dari kita ngerjain skripsi karena passion, dan berapa karena tekanan? Jawaban ini menggambarkan betapa pentingnya topik motivasi. Selain itu, skripsi ini:
- Relevan dengan kehidupan mahasiswa (dan cocok dijadikan refleksi diri).
- Bisa digunakan di banyak bidang ilmu (psikologi, pendidikan, manajemen, komunikasi).
- Menyediakan data yang mudah diakses (pakai kuesioner saja bisa).
- Cocok untuk metode kuantitatif, kualitatif, maupun campuran (mixed methods).
Teori-Teori yang Bisa Dipakai
Nah, kalau kamu mau menyusun skripsi dengan topik ini, berikut beberapa teori motivasi yang bisa kamu gunakan:
a. Teori Self-Determination (Deci & Ryan)
Ini adalah teori paling top-tier kalau bahas motivasi intrinsik vs ekstrinsik. Menurut teori ini, manusia punya tiga kebutuhan dasar:
- Autonomy
- Competence
- Relatedness
Jika kebutuhan ini terpenuhi, seseorang akan lebih termotivasi secara intrinsik.
b. Teori Hirarki Kebutuhan (Maslow)
Teori klasik yang bilang bahwa manusia akan termotivasi oleh kebutuhan yang belum terpenuhi, mulai dari kebutuhan dasar (makan, tidur) sampai aktualisasi diri.
c. Teori Dua Faktor Herzberg
Motivator (intrinsik) seperti pencapaian dan pengakuan bisa meningkatkan kepuasan, sedangkan hygiene factors (ekstrinsik) seperti gaji atau kebijakan kerja hanya mencegah ketidakpuasan.
d. Expectancy Theory (Vroom)
Orang akan termotivasi jika mereka percaya bahwa upaya mereka akan menghasilkan kinerja yang baik, dan kinerja tersebut akan menghasilkan reward.

Rancangan Skripsi (Struktur Penelitian)
Berikut struktur umum skripsi motivasi intrinsik vs ekstrinsik:
a. Judul Contoh
“Pengaruh Motivasi Intrinsik dan Ekstrinsik terhadap Kinerja Akademik Mahasiswa di Masa Studi Daring”
b. Rumusan Masalah
- Apakah motivasi intrinsik berpengaruh signifikan terhadap kinerja akademik?
- Apakah motivasi ekstrinsik juga berpengaruh?
- Di antara keduanya, manakah yang lebih dominan?
c. Hipotesis
- H1: Terdapat pengaruh positif motivasi intrinsik terhadap kinerja akademik.
- H2: Terdapat pengaruh positif motivasi ekstrinsik terhadap kinerja akademik.
- H3: Pengaruh motivasi intrinsik lebih kuat dibandingkan ekstrinsik.
d. Variabel
- Variabel bebas (X1): Motivasi intrinsik
- Variabel bebas (X2): Motivasi ekstrinsik
- Variabel terikat (Y): Kinerja akademik (IPK, nilai ujian, dsb)
e. Metode Penelitian
- Pendekatan: Kuantitatif
- Teknik pengumpulan data: Kuesioner Likert
- Populasi dan sampel: Mahasiswa semester akhir
- Analisis data: Regresi linear berganda, SEM, atau SmartPLS
Contoh Instrumen Penelitian (Kuesioner Singkat)
| Pernyataan | Skala Likert (1–5) |
| Saya belajar karena ingin tahu lebih dalam tentang materi | (Motivasi intrinsik) |
| Saya belajar agar mendapatkan nilai bagus | (Motivasi ekstrinsik) |
| Saya merasa puas jika berhasil menyelesaikan tantangan akademik | (Intrinsik) |
| Saya takut dimarahi orang tua jika nilainya jelek | (Ekstrinsik) |
Jumlahkan skor tiap jenis motivasi, lalu analisis dengan software statistik.
Analisis Data dan Pembahasan
Di sini bagian seru dan mendebarkan, karena kamu akan:
- Menguji hipotesis
- Menafsirkan hasil regresi/SEM
- Membandingkan kekuatan pengaruh antara dua jenis motivasi
Kalau hasilnya motivasi intrinsik lebih dominan? Berarti mahasiswa lebih driven karena keinginan dari dalam hati. Tapi kalau motivasi ekstrinsik lebih tinggi? Bisa jadi karena tekanan eksternal lebih menggigit (halo sistem pendidikan kita…).
Kelebihan dan Tantangan Skripsi Ini
✅ Kelebihan:
- Topik dekat dengan kehidupan mahasiswa
- Mudah dikuantifikasi
- Banyak literatur pendukung
- Bisa digunakan untuk intervensi kebijakan kampus
❌ Tantangan:
- Kadang motivasi itu overlap (gak 100% intrinsik atau ekstrinsik)
- Self-report bisa bias (responden bisa jawab “ideal”)
- Perlu uji validitas dan reliabilitas instrumen
Alternatif Topik Turunan
Kalau kamu mau variasi dari topik ini, coba ide-ide berikut:
- “Motivasi Intrinsik vs Ekstrinsik dalam Keaktifan Mahasiswa Berorganisasi”
- “Pengaruh Motivasi terhadap Keputusan Karier Mahasiswa”
- “Hubungan Motivasi Belajar dengan Tingkat Prokrastinasi Akademik”
- “Motivasi dan Ketahanan Mental Mahasiswa dalam Menyelesaikan Skripsi”
Baca Juga : Kualitas Dosen, Motivasi Belajar, dan Kepuasan Mahasiswa: Analisis SEM dengan LISREL
Penutup
Skripsi dengan topik motivasi intrinsik vs ekstrinsik bukan cuma sekadar penelitian biasa. Ia adalah cermin yang menunjukkan kenapa kita melakukan apa yang kita lakukan. Apakah kita digerakkan oleh rasa ingin tahu atau hanya sekadar ingin validasi dari orang lain?
Terakhir, jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusun penelitian baik skripsi, tesis, maupun disertasi dan membutuhkan bimbingan bersama mentor yang kredibel. Segera konsultasikan kesulitanmu bersama jasa bimbingan skripsi Hubungi kami melalui whatsapp maupun instagram untuk tahu lebih banyak seputar layanan.

