5 Tips Menulis Latar Belakang Skripsi dan Contohnya

Latar belakang

Menulis latar belakang skripsi merupakan tahapan penting dalam proses penulisan akademik. Latar belakang merupakan bagian yang memperkenalkan pembaca pada topik yang akan dibahas dalam skripsi. Sebuah latar belakang yang baik harus memberikan pemahaman yang jelas mengenai konteks, relevansi, dan urgensi dari topik penelitian. Dalam artikel ini, kita akan membahas beberapa tips serta menyajikan contoh konkret untuk memperjelas cara menulis latar belakang skripsi.

Baca juga : Kunci Sukses Penerapan Metode Penelitian Skripsi

Apa itu Latar Belakang Skripsi?

Latar belakang dalam sebuah skripsi adalah bagian yang menyajikan konteks, pemahaman, dan justifikasi atas penelitian yang dilakukan. Dalam latar belakang, penulis menyampaikan informasi mengenai sejarah perkembangan topik penelitian, konteks teoritis yang relevan, serta identifikasi masalah atau kesenjangan pengetahuan yang menjadi fokus penelitian. Melalui latar belakang, pembaca diperkenalkan pada topik yang diteliti dengan cara yang sistematis dan terarah.

Penulis juga dapat menyajikan kerangka konseptual yang menggambarkan hubungan antara variabel-variabel yang diteliti, membantu dalam merencanakan metodologi penelitian dan menganalisis hasil. Secara keseluruhan, latar belakang memberikan landasan yang kokoh bagi penelitian, membantu pembaca memahami relevansi, tujuan, dan konteks penelitian, serta memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang topik yang diteliti. Dengan ini, latar belakang merupakan bagian yang sangat penting dalam mempersiapkan pembaca untuk memahami esensi dan kontribusi dari skripsi yang disusun.

Unsur dalam Latar Belakang Skripsi

Pada dasarnya, latar belakang membantu mengarahkan pembaca ke bab-bab berikutnya dalam skripsi yang dibuat. Oleh karena itu, penting untuk merinci latar belakang dengan jelas dan relevan dengan topik penelitian. Berikut unsur dalam latar belakang skripsi yang biasanya dijelaskan.

1. Identifikasi Masalah

Identifikasi masalah sangat penting dalam latar belakang penelitian karena memberikan dasar yang kuat bagi penelitian. Dengan menjelaskan masalah secara terinci, pembaca dapat memahami esensi topik yang dibahas. Ini melibatkan deskripsi menyeluruh tentang masalah, tinjauan literatur yang mendalam, penekanan pada urgensi masalah, identifikasi penyebab, dan penjelasan tentang relevansi penelitian. Dengan demikian, identifikasi masalah yang komprehensif menjadi landasan yang kuat bagi pengembangan latar belakang penelitian.

2. Konteks Sejarah

Lebih lanjut, Dalam pengembangan latar belakang penelitian, penting untuk menyajikan konteks sejarah terkait dengan topik yang dibahas. Ini membantu pembaca memahami asal-usul, perkembangan, dan kompleksitas masalah atau isu penelitian. Peneliti perlu menjelaskan bagaimana topik muncul, faktor-faktor yang mempengaruhinya, serta perkembangannya hingga saat ini. Dengan demikian, pembaca dapat memiliki pemahaman yang lebih mendalam tentang relevansi dan kompleksitas topik penelitian.

3. Justifikasi Penelitian

Dalam justifikasi penelitian, penjelasan tentang pentingnya topik penelitian menjadi krusial. Peneliti harus memberikan pertimbangan kuat tentang relevansi topik dalam bidang studi atau masyarakat secara umum, termasuk bagaimana topik tersebut mengisi celah pengetahuan, menanggapi tantangan dalam masyarakat, atau memberikan kontribusi dalam pemecahan masalah. Justifikasi juga harus mencakup potensi dampak penelitian, baik dalam menghasilkan pemahaman baru, mengembangkan kebijakan, atau meningkatkan praktik-praktik terbaik.

4. Tinjauan Literatur Singkat

Dalam tinjauan literatur singkat, peneliti merinci penelitian terkait sebelumnya untuk memperkuat pemahaman mereka tentang topik dan mengidentifikasi kesenjangan pengetahuan. Dengan menganalisis literatur yang relevan, peneliti dapat mengidentifikasi tren, temuan kunci, dan kelemahan yang ada. Ini membantu mereka menunjukkan kontribusi penelitian mereka terhadap pemahaman saat ini tentang topik dan memperjelas ruang untuk penelitian lebih lanjut. Integrasi tinjauan literatur yang relevan membangun landasan yang kuat untuk penelitian sendiri dan meningkatkan pemahaman pembaca tentang urgensi dan relevansi topik.

5. Tujuan dan Manfaat Penelitian

Terakhir, dalam latar belakang, penting untuk menetapkan tujuan dan manfaat penelitian secara jelas. Tujuan memberikan gambaran tentang apa yang ingin dicapai, seperti pemahaman fenomena, pengujian hipotesis, atau pengembangan metode baru. Manfaatnya termasuk kontribusi terhadap perkembangan teori, praktik, atau kebijakan, serta memberikan solusi untuk masalah yang ada. Dengan menjelaskan tujuan dan manfaat secara jelas, peneliti memberikan arah yang jelas bagi pembaca dan menunjukkan relevansi serta nilai penelitian tersebut.

Tips Menulis Latar Belakang

Lantas bagaimana caranya agar latar belakang yang kita tulis dapat dipahami, dan tak perlu direvisi? Berikut tips untuk menulis latar belakang beserta contohnya.

1. Deskripsikan serta Identifikasi Masalah Penelitian Secara Sistematis

Penelitian ini mengeksplorasi dampak penggunaan platform pembelajaran daring dalam pendidikan tinggi, khususnya pada pengalaman belajar mahasiswa dan proses pembelajaran secara keseluruhan. Tujuannya adalah mengidentifikasi tantangan yang dihadapi mahasiswa dan dosen dalam mengadopsi teknologi ini, serta faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitasnya.

Meskipun platform daring telah memperluas akses, tantangan seperti kualitas pembelajaran, interaksi, keamanan data, dan kesenjangan digital tetap menjadi fokus. Penelitian ini mempertimbangkan variabel seperti penggunaan platform, infrastruktur teknologi, dan kebijakan institusi sebagai variabel independen, serta pengalaman belajar mahasiswa, keterlibatan, pencapaian akademik, dan persepsi efektivitas sebagai variabel dependen. Subjek penelitian melibatkan mahasiswa dan dosen di institusi pendidikan tinggi untuk memahami lebih baik bagaimana teknologi mempengaruhi proses pembelajaran saat ini.

2. Fokus pada Satu Topik Masalah

Dalam merancang latar belakang penelitian, penting untuk menetapkan fokus pada satu topik masalah yang jelas. Penelitian ini akan memastikan adanya batasan-batasan yang tepat pada masalah yang akan diangkat, sehingga cakupannya dapat terkelola dengan baik dan hasilnya dapat dipertanggungjawabkan.

Misalnya, dalam penelitian tentang penggunaan platform pembelajaran daring dalam pendidikan tinggi, batasan masalah mungkin mencakup lingkup institusi pendidikan tertentu, bidang studi yang spesifik, aspek terbatas dari penggunaan platform, serta rentang waktu dan ruang lingkup penelitian yang terdefinisi dengan baik. Dengan demikian, penelitian ini akan fokus pada pemahaman yang mendalam dan terfokus tentang masalah yang telah ditetapkan, memastikan bahwa hasilnya dapat memberikan kontribusi yang signifikan dan dapat dipertanggungjawabkan.

3. Revisi Berkala dan Perbaiki

Memperbaiki dan merevisi latar belakang merupakan langkah penting dalam penelitian. Latar belakang penelitian dapat berkembang seiring dengan kemajuan penelitian itu sendiri. Ini memungkinkan peneliti untuk menyesuaikan dan memperdalam pemahaman mereka tentang topik yang diambil seiring waktu.

Dengan mengakui pentingnya revisi berkala, peneliti diharapkan untuk terbuka terhadap masukan dari dosen pembimbing atau rekan sejawat. Masukan ini dapat memberikan pandangan tambahan yang berharga dan koreksi yang diperlukan untuk memperbaiki dan menyempurnakan latar belakang penelitian. Dengan demikian, proses revisi berkala ini memungkinkan peneliti untuk menghasilkan latar belakang yang lebih kuat, lebih terperinci, dan lebih relevan dengan kemajuan penelitian mereka, sehingga meningkatkan kualitas keseluruhan penelitian yang dilakukan.

Contoh Latar Belakang Skripsi

“Studi tentang Pengaruh Media Sosial terhadap Kesejahteraan Emosional Remaja”

Penggunaan media sosial remaja menjadi topik penelitian penting dalam era digital saat ini. Meskipun media sosial memberikan platform untuk interaksi sosial, berbagi pengalaman, dan ekspresi kreatif, dampaknya terhadap kesejahteraan emosional remaja masih diperdebatkan. Beberapa pandangan menyoroti manfaatnya dalam memperluas jaringan sosial dan meningkatkan rasa keterhubungan, sementara yang lain mengkhawatirkan paparan terhadap konten negatif seperti cyberbullying dan body shaming yang dapat menyebabkan stres dan depresi. Penelitian lanjutan diperlukan untuk memahami lebih dalam mekanisme dan faktor-faktor yang terlibat dalam dampak media sosial terhadap kesejahteraan emosional remaja, sehingga dapat dikembangkan strategi yang efektif untuk mengoptimalkan penggunaan media sosial secara positif dan mengatasi dampak negatifnya.

Baca juga : Panduan Menyusun Metode Penelitian Skripsi untuk Penelitian Lapangan

Kesimpulan

Menulis latar belakang skripsi membutuhkan pemahaman yang mendalam tentang topik penelitian, literatur yang relevan, dan konteks yang lebih luas. Dengan mengikuti tips-tips yang telah disebutkan dan melihat contoh-contoh yang diberikan, diharapkan Anda dapat menulis latar belakang yang kuat dan informatif untuk skripsi Anda. Ingatlah untuk selalu berpegang pada fakta, menjelaskan relevansi penelitian Anda, dan menawarkan kontribusi yang berarti bagi bidang studi Anda. Semoga artikel ini membantu Anda dalam perjalanan akademik Anda!

Bagi Anda yang memiliki kesulitan dalam mengerjakan skripsi dan membutuhkan jasa bimbingan skripsi dapat menghubungi Admin SkripsiYuk dan dapatkan layanan terbaik dari kami.

Penulis : Dona