Apa itu Skripsi Edge Computing? 

Teknologi informasi berkembang sangat cepat seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan pengolahan data secara real-time dan efisien. Salah satu inovasi yang muncul untuk menjawab tantangan ini ialah edge computing. Istilah ini semakin populer terutama dalam konteks Internet of Things (IoT), 5G, hingga kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Dalam dunia akademik, terutama pada jenjang pendidikan tinggi seperti S1 atau D4, topik edge computing mulai dilirik sebagai tema skripsi yang relevan dan penuh tantangan.

Baca juga : Penjelasan Skripsi Virtual Reality

Artikel ini akan mengupas secara komprehensif mengenai apa itu skripsi edge computing, bagaimana konsep ini bekerja, apa saja manfaat dan tantangannya, serta bagaimana mahasiswa bisa merancang penelitian skripsi dengan pendekatan edge computing.

Pengertian Edge Computing

Edge computing adalah paradigma komputasi yang memindahkan proses pengolahan data dari pusat (cloud atau data center) ke lokasi yang lebih dekat dengan sumber data, seperti perangkat IoT, sensor, atau gateway. Tujuan utama dari edge computing adalah mengurangi latensi, meningkatkan efisiensi bandwidth, dan mempercepat pengambilan keputusan.

Berbeda dengan cloud computing yang mengandalkan server pusat yang jauh, edge computing bekerja “di tepi” jaringan, yaitu sedekat mungkin dengan perangkat yang menghasilkan data.

Contoh sederhana: Sebuah kamera CCTV pintar yang bisa mengenali wajah secara real-time menggunakan pemrosesan langsung di perangkat (edge) tanpa harus mengirim data ke server pusat terlebih dahulu.

Skripsi Edge Computing: Apa Maksudnya?

Dalam skripsi edge computing ini merujuk pada penelitian akhir tingkat sarjana yang mengangkat topik, penerapan, pengembangan, atau evaluasi teknologi edge computing. Skripsi ini bisa berupa kajian teoritis, simulasi, implementasi perangkat lunak, atau bahkan pengembangan perangkat keras yang mendukung konsep edge.

Beberapa bidang yang umum dikaitkan dengan skripsi edge computing antara lain:

  • Internet of Things (IoT) 
  • Smart City 
  • Smart Agriculture 
  • E-health atau telemedicine 
  • Augmented Reality (AR) 
  • Machine Learning on Edge 

Mengapa Edge Computing Layak Jadi Topik Skripsi?

1. Relevansi Tinggi di Dunia Industri

Banyak perusahaan kini beralih ke solusi edge karena efisiensi dan kecepatan yang ditawarkannya. Penelitian di bidang ini menjadikan skripsi mahasiswa lebih aplikatif dan bernilai industri.

2. Topik Multidisiplin

Edge computing bisa digabungkan dengan banyak bidang, seperti teknik elektro, informatika, sistem informasi, hingga teknik industri. Ini membuka banyak peluang ide skripsi lintas disiplin.

3. Tantangan Penelitian yang Kompleks

Dengan banyaknya aspek teknis yang terlibat (komputasi, jaringan, keamanan, energi), skripsi edge computing memberikan ruang eksplorasi yang mendalam.

4. Potensi Kontribusi Nyata

Mahasiswa bisa mengembangkan solusi konkret, seperti sistem monitoring suhu tanaman secara real-time atau alat bantu kesehatan berbasis sensor edge.

Komponen dalam Penelitian Skripsi Edge Computing

Dalam merancang skripsi edge computing, beberapa komponen penting yang bisa dijadikan fokus antara lain:

1. Perangkat Edge (Edge Devices)

Biasanya berupa Raspberry Pi, Arduino, ESP32, Jetson Nano, atau bahkan smartphone. Ini menjadi tempat pemrosesan data dilakukan.

2. Sensor dan Aktuator

Sensor bertugas mengumpulkan data, sementara aktuator menjalankan perintah berdasarkan hasil pemrosesan.

3. Algoritma dan Software

Biasanya mencakup pemrosesan sinyal, pengenalan pola (machine learning), atau pengambilan keputusan berbasis rule-based system.

4. Komunikasi Data

Edge computing ini juga tetap membutuhkan komunikasi, meski tidak terlalu tergantung pada cloud. Protokol seperti MQTT, HTTP, atau Bluetooth banyak digunakan.

5. Cloud sebagai Pendukung

Cloud tetap bisa digunakan sebagai backup, penyimpanan jangka panjang, atau untuk pelatihan model machine learning sebelum dijalankan di edge.

Contoh Judul Skripsi Edge Computing

Berikut beberapa contoh judul skripsi yang bisa dijadikan inspirasi:

  1. Perancangan Sistem Monitoring Kualitas Udara Berbasis Edge Computing Menggunakan Raspberry Pi dan Sensor Gas 
  2. Implementasi Algoritma Deteksi Wajah di Perangkat Edge untuk Sistem Keamanan Rumah Pintar 
  3. Pengembangan Sistem Smart Irrigation Berbasis IoT dan Edge Computing di Area Pertanian 
  4. Optimalisasi Latensi Data pada Sistem Video Streaming Berbasis Edge Computing dan 5G 

Struktur Umum Skripsi Edge Computing

Seperti skripsi pada umumnya, skripsi edge computing terdiri dari lima bab utama:

1. Bab I: Pendahuluan

  • Latar belakang masalah
  • Rumusan masalah
  • Tujuan penelitian
  • Manfaat penelitian
  • Batasan masalah
  • Sistematika penulisan

2. Bab II: Tinjauan Pustaka

  • Kajian teori tentang edge computing, IoT, perangkat yang digunakan
  • Penelitian terdahulu
  • Kerangka teori dan kerangka berpikir

3. Bab III: Metodologi Penelitian

  • Jenis penelitian (eksperimen, rekayasa sistem, studi kasus)
  • Alat dan bahan
  • Arsitektur sistem
  • Algoritma atau model yang digunakan
  • Skema komunikasi data
  • Teknik pengujian

4. Bab IV: Hasil dan Pembahasan

  • Implementasi sistem
  • Hasil pengujian (latensi, akurasi, efisiensi daya, dll.)
  • Pembahasan terhadap hasil dan perbandingan dengan penelitian lain

5. Bab V: Kesimpulan dan Saran

  • Ringkasan hasil penelitian
  • Kelebihan dan kekurangan sistem
  • Rekomendasi pengembangan lebih lanjut

Tantangan Penelitian Edge Computing

Meskipun menjanjikan, skripsi edge computing bukan tanpa tantangan. Beberapa hambatan yang mungkin dihadapi mahasiswa antara lain:

1. Keterbatasan Perangkat

Perangkat edge memiliki keterbatasan dalam hal memori, daya komputasi, dan daya baterai. Hal ini membatasi kompleksitas model atau aplikasi.

2. Kompabilitas Software

Beberapa software atau library machine learning tidak mendukung platform kecil seperti Raspberry Pi.

3. Manajemen Data

Mengelola aliran data real-time dari sensor dan memastikan data tidak hilang butuh pendekatan teknis yang baik.

4. Keamanan Data

Edge computing sering digunakan dalam sistem kritikal. Maka, aspek keamanan menjadi krusial, termasuk enkripsi, autentikasi, dan integritas data.

5. Kurangnya Dokumentasi

Beberapa topik edge computing masih baru dan belum banyak dibahas dalam konteks skripsi. Ini membuat literatur terbatas dan mahasiswa harus lebih aktif mencari referensi.

Tips Sukses Menulis Skripsi Edge Computing

  1. Mulai dari Permasalahan Riil Cari permasalahan nyata di lingkungan sekitar, seperti monitoring suhu, keamanan, atau logistik.
  2. Gunakan Perangkat Terjangkau Raspberry Pi atau ESP32 sudah cukup kuat untuk edge computing ringan. Tak perlu langsung ke perangkat mahal.
  3. Manfaatkan Library Open Source Gunakan TensorFlow Lite, OpenCV, atau TinyML yang dirancang untuk perangkat edge.
  4. Buat Arsitektur Sistem yang Jelas Gunakan diagram alir dan flowchart agar pembaca memahami alur data dan interaksi antar komponen.
  5. Uji Performa Secara Kuantitatif Sajikan data akurasi, latensi, penggunaan memori, dan konsumsi energi dari sistem yang dibuat.
Baca juga: Proses Penelitian Mixed Methods: Konsep, Langkah, dan Aplikasi dalam Penelitian Ilmiah

Skripsi edge computing adalah pilihan yang tepat bagi mahasiswa yang ingin mengerjakan penelitian yang aktual, menantang, dan berdampak langsung pada masyarakat atau industri. Dengan pendekatan yang tepat dan dukungan teknologi yang terus berkembang, mahasiswa dapat membuat karya ilmiah yang tidak hanya memenuhi syarat akademis, tetapi juga memberi kontribusi nyata terhadap dunia teknologi.

Terakhir, jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusun penelitian baik skripsi, tesis, maupun disertasi dan membutuhkan bimbingan bersama mentor yang kredibel. Segera konsultasikan kesulitanmu bersama jasa bimbingan skripsi Hubungi kami melalui whatsapp maupun instagram untuk mengetahui lebih banyak seputar layanan.