Menurut sugiyono (2016), variabel penelitian adalah suatu atribut atau sifat nilai dari sesuatu (orang, objek, atau kegiatan) yang mempunyai sebuah variasi tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari lebih lanjut. Hasilnya, bisa diperoleh informasi tentang hal tersebut dan kemudian ditarik kesimpulan.
Menurut effendi (1982), variabel penelitian sebagai konsep yang mengandung sebuah variasi nilai. Variabel penelitian ini sudah pasti memiliki sifat beragam (Bervariasi). Variasi nilai pada variabel penelitian ini merujuk pada ragam karakteristik berbeda antara satu dengan yang lainya.
Selain bervariasi, variabel dalam penelitian ini juga harus dapat diukur. Mengingat penelitian kuantitatif mengharuskan hasil dari penelitiannya yang bersifat objektif, terukur dan dapat selalu terbuka untuk diuji.
Dalam penggunaan istilah variabel penelitian ini memang lebih dikenal dalam jenis penelitian kuantitatif, jenis penelitian ini hasil nya harus diperoleh melalui perhitungan matematis.
Dalam suatu penelitian, variabel ini disebut juga dengan faktor atau aspek yang dapat diukur, diamati atau dimanipulasi. Variabel ini juga dapat mempengaruhi suatu hasil penelitian yang dilakukan. Dalam konteks ini juga yang bisa dibilang lebih sederhana, variabel penelitian adalah segala sesuatu yang berubah-ubah dan dapat diukur secara ilmiah.
Dan, tujuan mengetahui jenis variabel adalah supaya tidak terlalu sulit saat menentukan suatu variabel yang tepat dan sesuai dengan tujuan penelitiannya.
Baca juga : Struktur Penulisan Skripsi Untuk Menyusun Laporan Penelitian yang Berkualitas
Lantas, Bagaimana Cara Menentukan Variabel?
Menentukan sebuah variabel yang tepat adalah salah satu langkah kata kunci dalam suatu rancangan penelitian. Berikut langkah untuk menentukannya:
- Identifikasi Sebuah Masalah
Menentukan sebuah variabel adalah mengidentifikasi suatu masalah penelitian yang ingin diselesaikan. Dari masalah tersebut, peneliti bisa mulai memetakan suatu faktor-faktor yang mungkin akan mempengaruhi atau yang dipengaruhi dalam penelitian.
- Baca Literatur yang Terkait
Melakukan suatu tinjauan literatur yang sangat membantu dalam mengidentifikasi variabel yang telah digunakan dalam penelitian serupa. Peniti ini bisa melihat bagaimana peneliti sebelumnya mengukur suatu fenomena yang sama dan variabel apa yang mereka gunakan.
- Tentukan Hubungan Antar Variabel
Setelah masalah dan variabel potensi diidentifikasi ini, selanjutnya tentukan hubungan antara variabel-variabel tersebut.
- Gunakan Definisi Operasional
Setiap variabel yang dipilih harus didefinisikan secara operasional. Definisi operasional adalah cara spesifik dimana suatu variabel akan diukur di dalam penelitian.
- Konsul dengan Ahli
Jika peneliti kesulitan dalam menentukan suatu variabel maka disarankan untuk konsultasi kepada yang ahli atau dosen pembimbing.
Baca juga : Proses Penelitian Mixed Methods: Konsep, Langkah, dan Aplikasi dalam Penelitian Ilmiah
Variabel penelitian ini disebut juga dengan faktor atau sebuah komponen yang dapat diukur, kunci penting dalam penelitian. Dengan mengikuti langkah-langkah untuk menentukan variabel, peneliti juga dapat merancang penelitian yang lebih terstruktur dan valid, dan serta menghasilkan kesimpulan yang lebih bermakna.
Selain bervariasi, variabel dalam penelitian ini juga harus dapat diukur. Mengingat penelitian kuantitatif mengharuskan hasil dari penelitiannya yang bersifat objektif, terukur dan dapat selalu terbuka untuk diuji.
Dalam penggunaan istilah variabel penelitian ini memang lebih dikenal dalam jenis penelitian kuantitatif, jenis penelitian ini hasil nya harus diperoleh melalui perhitungan matematis.
Terakhir, jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusun penelitian baik skripsi, tesis, maupun disertasi dan membutuhkan bimbingan bersama mentor yang kredibel. Segara konsultasikan kesulitan Anda bersama jasa bimbingan skripsi Hubungi kami melalui whatshaap maupun instagram untuk tahu lebih banyak seputar layanan.


