Penelitian kuantitatif adalah suatu penelitian atau pengumpulan data dalam bentuk angka. Dengan cara ini angka-angka yang telah diperoleh nantinya dapat dijelaskan. Dalam penelitian kuantitatif ini di sisi lain juga fokus pada suatu penelitian dalam satu dimensi. Variabel skripsi kuantitatif ini dirincikan dengan mengukurnya dengan suatu instrumen yang objektif dan standar.
Dalam penulisan skripsi kuantitatif ini berbeda dengan cara menulis laporan penelitian dengan menggunakan metode kualitatif. Penggunaan metode kuantitatif ini sebagian besar didasarkan pada data numerik dan bergantung pada suatu keterampilan perhitungan peneliti.
Menurut KBBI, kuantitas ini berdasarkan jumlah atau banyaknya. Dalam penelitian ini yang mengambil sebuah data dalam jumlah yang banyak. Bisa dari puluhan, ratusan, maupun ribuan. Hal ini disebabkan oleh populasi ini responden penelitian kuantitatif yang sangat luas.
Baca juga : Analisis Isi Campuran: Pendekatan Terpadu dalam Menganalisis Data Kualitatif dan Kuantitatif
Karakteristik Penelitian Kuantitatif
Dalam hal ini, karakteristik ini mempunyai beberapa pertimbangan yang pertama adalah sebuah model penelitian yang digunakan adalah deduktif atau resional-empris atau top-down. Dalam konsep ini cocok untuk digunakan dalam studi dengan kasus yang menjelaskan suatu fenomena tertentu dan kurang cocok untuk menggunakan fenomena umum.
Selain itu, dalam logika ini yang digunakan dalam skripsi kuantitatif ini menggunakan logika positif dalam menggunakan logika tersebut untuk menghindari hasil logika yang subjektif.
Tujuan Penelitian Kuantitatif Dalam Skripsi
Dalam tujuan ini memiliki beberapa poin, diantaranya bertujuan untuk mengembangkan suatu model matematis. Dimana penelitian ini tidak sekedar menggunakan teori yang diambil dari kajian literatur atau teori saja. Tetapi, sangat penting juga untuk membangun hipotesis yang memiliki hubungan dengan suatu fenomena alam yang akan diteliti.
Setelah itu adapun juga penelitian kuantitatif ini memiliki tujuan penting juga dalam melakukan pengukuran. Dalam pengukuran ini juga sebagai pusat penelitian karena dari hasil pengukuran ini juga akan membantu dalam melihat hubungan yang mendasar antara pengamatan empiris dengan hasil data secara kuantitatif.
Tidak dapat disangkal juga bahwa proses pengukuran ini menetap pada suatu hubungan yang mendasar antara pengamatan empiris dan ekspresi matematis dari hubungan kuantitatif itu sendiri.
Metode Penelitian Kuantitatif Dalam Skripsi
Dalam penelitian ini sedikit berbeda dari penelitian kualitatif. Dimana metode penelitian kuantitatif ini menggunakan metode deduktif. Metode ini adalah metode dimana suatu teori ilmiah yang telah memiliki suatu kebenaran yang digunakan sebagai acuan untuk menemukan kebenaran-kebenaran ini.
Ciri-Ciri Penelitian Kuantitatif
Dalam metode penelitian yang telah dibahas, metode penelitian kuantitatif ini mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
- Memiliki dua atau lebih sebuah variabel yang diukur dalam pengaruhnya.
- Mengajukan suatu masalah dalam penelitian tentang ada atau tidaknya pengaruh antara variabel.
- Menggunakan sebuah sampel dan prinsip keterwakilan.
- Bersifat tujuan atau juga bisa disebut dengan data yang disajikan yang bersifat sebenarnya.
- Agar relatif singkat tidak memerlukan waktu yang lama untuk menarik dan menyajikan sebuah data.
Kelebihan dan Kekurangan Dalam Desain Penelitian Kuantitatif
Setiap metode ini mempunyai kelebihan dan kekurangan tersendiri, kecuali penelitian kuantitatif ini, berikut beberapa hal-hal yang harus diketahui:
Kelebihan Metode Kuantitatif
- Hemat Biaya, Waktu dan Tenaga
Peneliti ini dapat memperoleh suatu informasi dari banyaknya responden sekaligus dengan menggunakan kuesioner yang telah disebarkan melalui internet.
- Hasil yang Akurat
Untuk informasi atau data yang diperoleh ini akan diolah dengan menggunakan suatu aplikasi statistik SPSS, sehingga hasilnya akan lebih valid dan dapat diandalkan tanpa melibatkan pendapat peneliti.
Kekurangan Metode Kuantitatif
- Memerlukan Populasi yang Besar
Dari hasil penelitian yang akurat, peneliti ini membutuhkan ukuran sampel yang mempunyai minimal 30 responden. Dalam populasi ini terlalu sedikit yang akan membuat hasil penelitian ini menjadi bias dan kurang objektif.
- Jawaban Responden yang Tidak Mendalam dan Detail
Ketika peneliti menyiapkan suatu opsi jawaban yang dapat dipilih responden dan kuesioner, sehingga informasi ini diperoleh cenderung singkat dan tidak mendalam.
Baca juga : Pembuatan Instrumen Penelitian Campuran: Mengintegrasikan Kualitatif dan Kuantitatif dalam Pengumpulan Data
Penelitian atau pengumpulan suatu data dalam bentuk sebuah angka. Dengan cara ini angka-angka yang telah diperoleh nantinya dapat dijelaskan. Dalam penelitian ini di sisi lain juga fokus pada suatu penelitian dalam satu dimensi. Variabel skripsi kuantitatif ini dirincikan dengan mengukurnya dengan suatu instrumen yang objektif dan standar.
Dalam penulisan skripsi kuantitatif ini berbeda dengan cara menulis laporan penelitian dengan menggunakan metode kualitatif. Penggunaan metode kuantitatif ini sebagian besar didasarkan pada data numerik dan bergantung pada suatu keterampilan perhitungan peneliti.
Terakhir, jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusun penelitian baik skripsi, tesis, maupun disertasi dan membutuhkan bimbingan bersama mentor yang kredibel. Segara konsultasikan kesulitan Anda bersama jasa bimbingan skripsi Hubungi kami melalui whatshaap dan instagram untuk mengetahui lebih banyak seputar layanan.


