Latar belakang skripsi kualitatif merupakan salah satu tugas akhir yang harus ditempuh oleh mahasiswa untuk memperoleh gelar sarjana. Skripsi memiliki peran yang sangat penting karena merupakan bukti dari pemahaman mahasiswa terhadap bidang studi yang mereka tekuni. Dalam penulisan skripsi, mahasiswa diharuskan untuk melakukan penelitian yang menyeluruh, terstruktur, dan berbasis pada metodologi yang tepat. Salah satu metodologi yang sering digunakan dalam penelitian skripsi adalah pendekatan kualitatif.
Penelitian kualitatif berfokus pada pemahaman mendalam terhadap fenomena sosial atau peristiwa yang terjadi dalam konteks tertentu. Salah satu bagian yang tidak kalah penting dalam skripsi kualitatif adalah latar belakang penelitian. Latar belakang skripsi kualitatif tidak hanya berfungsi sebagai pengantar, tetapi juga sebagai landasan yang menjelaskan mengapa topik penelitian tersebut penting untuk diteliti. Artikel ini akan membahas secara rinci mengenai pentingnya latar belakang dalam penelitian kualitatif, komponen-komponen yang perlu ada dalam penulisannya, serta tips untuk menyusun latar belakang yang baik dan efektif.
Baca Juga: Contoh Analisis Data Kuantitatif dalam Penelitian
Pengertian Latar Belakang Skripsi Kualitatif
Latar belakang skripsi kualitatif adalah bagian awal dari suatu skripsi yang menjelaskan alasan mengapa penelitian tersebut dilakukan, masalah yang ingin dipecahkan, serta konteks sosial atau budaya yang relevan dengan topik yang diteliti. Latar belakang ini akan memberikan gambaran tentang fenomena yang menjadi objek penelitian, serta mengapa fenomena tersebut perlu untuk dipelajari lebih lanjut. Dalam penelitian kualitatif, latar belakang tidak hanya berfokus pada identifikasi masalah, tetapi juga pada pemahaman konteks yang melatarbelakangi masalah tersebut.
Latar belakang penelitian kualitatif biasanya diawali dengan deskripsi fenomena atau kejadian yang menjadi fokus penelitian. Setelah itu, peneliti akan memaparkan alasan mengapa fenomena tersebut perlu diteliti lebih lanjut. Selain itu, latar belakang juga akan mengidentifikasi kesenjangan penelitian yang ada dan menunjukkan kontribusi yang dapat diberikan oleh penelitian tersebut terhadap perkembangan ilmu pengetahuan atau praktik di lapangan.
Pentingnya Latar Belakang dalam Penelitian Kualitatif
Latar belakang dalam penelitian kualitatif sangat penting karena memberikan konteks dan dasar pemahaman yang mendalam mengenai topik yang diteliti. Berikut adalah beberapa alasan mengapa latar belakang sangat krusial:
1. Menentukan Fokus Penelitian
Latar belakang yang baik akan membantu peneliti untuk menentukan fokus penelitian dengan lebih jelas. Dalam penelitian kualitatif, fokus penelitian sering kali bersifat terbuka dan berkembang seiring berjalannya penelitian. Latar belakang yang kuat akan membantu peneliti memulai dengan fokus yang jelas, meskipun fokus tersebut dapat berkembang seiring dengan terjadinya penggalian data dan analisis.
2. Menyampaikan Konteks Sosial atau Budaya
Salah satu kekuatan penelitian kualitatif adalah kemampuannya untuk memahami konteks sosial, budaya, dan individu dalam suatu fenomena. Latar belakang memberikan kesempatan bagi peneliti untuk menggambarkan konteks tersebut secara rinci. Ini penting agar pembaca dapat memahami mengapa fenomena tersebut muncul dan bagaimana faktor-faktor sosial, ekonomi, atau budaya mempengaruhi kejadian tersebut.
3. Menunjukkan Kesenjangan Penelitian
Latar belakang yang baik harus mampu mengidentifikasi kesenjangan penelitian, yaitu aspek-aspek tertentu yang belum banyak dibahas dalam literatur yang ada. Dalam penelitian kualitatif, hal ini penting untuk menunjukkan kontribusi yang akan diberikan oleh penelitian terhadap pengetahuan yang ada. Peneliti perlu menjelaskan apa yang belum dipahami mengenai fenomena yang diteliti dan bagaimana penelitian mereka akan memberikan wawasan baru.
4. Memberikan Justifikasi terhadap Masalah Penelitian
Latar belakang juga harus dapat memberikan justifikasi yang kuat tentang pentingnya masalah yang diangkat dalam penelitian. Masalah penelitian harus relevan dengan konteks sosial yang sedang berkembang, baik itu di bidang pendidikan, kesehatan, sosial, atau budaya. Dengan memberikan justifikasi yang jelas, latar belakang dapat meyakinkan pembaca bahwa masalah yang diteliti memang perlu mendapatkan perhatian lebih lanjut.
Komponen-Komponen dalam Latar Belakang Skripsi Kualitatif
Untuk menyusun latar belakang yang komprehensif dalam skripsi kualitatif, ada beberapa komponen yang harus diperhatikan. Berikut adalah komponen-komponen utama dalam penulisan latar belakang penelitian:
1. Pendahuluan Umum
Pendahuluan umum berfungsi untuk menggambarkan fenomena secara luas yang akan menjadi fokus penelitian. Penulis harus menyajikan informasi dasar mengenai masalah yang diteliti. Misalnya, jika topik penelitian berkaitan dengan pendidikan, pendahuluan ini bisa dimulai dengan gambaran umum tentang permasalahan pendidikan di Indonesia atau global, tergantung pada fokus penelitian.
2. Identifikasi Masalah
Setelah memberikan gambaran umum tentang fenomena, penulis harus mengidentifikasi masalah spesifik yang ingin diteliti. Identifikasi masalah ini harus jelas dan konkret, serta memberikan gambaran yang cukup tentang ruang lingkup penelitian. Misalnya, dalam penelitian tentang penggunaan teknologi dalam pendidikan, masalahnya bisa diidentifikasi sebagai kesenjangan dalam pemanfaatan teknologi yang dapat menghambat proses belajar mengajar.
3. Justifikasi Masalah
Setelah masalah diidentifikasi, penulis perlu memberikan justifikasi atau alasan mengapa masalah tersebut penting untuk diteliti. Ini bisa didasarkan pada faktor-faktor seperti dampak sosial, ekonomi, atau budaya yang ditimbulkan oleh masalah tersebut. Justifikasi ini akan memberikan alasan kuat mengapa penelitian perlu dilakukan.
4. Tujuan Penelitian
Latar belakang juga perlu mencantumkan tujuan dari penelitian. Penulisan tujuan penelitian pada latar belakang bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai arah penelitian yang akan dilakukan. Tujuan penelitian dalam skripsi kualitatif biasanya berfokus pada pemahaman mendalam mengenai suatu fenomena, serta menggali makna atau pengalaman yang dialami oleh individu atau kelompok tertentu.
5. Kontribusi Penelitian
Peneliti juga perlu menguraikan kontribusi yang diharapkan dari penelitian terhadap bidang ilmu pengetahuan atau praktik yang ada. Kontribusi ini bisa berupa temuan baru yang mengubah pemahaman tentang suatu fenomena atau memberikan rekomendasi praktis yang dapat diterapkan di lapangan.
6. Kesenjangan Penelitian
Salah satu bagian yang tidak kalah penting dalam latar belakang adalah mengidentifikasi kesenjangan penelitian yang ada. Peneliti harus menunjukkan bahwa masalah yang diteliti belum banyak dibahas dalam literatur yang ada atau bahwa ada aspek tertentu yang belum dipahami dengan baik. Identifikasi kesenjangan ini akan memberikan landasan yang kuat bagi penelitian yang dilakukan.
Tips untuk Menulis Latar Belakang Skripsi Kualitatif yang Baik
Menulis latar belakang skripsi kualitatif yang baik sangat penting untuk memberikan konteks dan dasar yang jelas bagi penelitian. Berikut adalah beberapa tips untuk menulis latar belakang yang efektif:
1. Gunakan Data atau Fakta yang Relevan
Agar latar belakang penelitian terlihat lebih solid dan kredibel, penulis perlu menggunakan data atau fakta yang relevan untuk mendukung argumen yang disampaikan. Misalnya, kutipan dari literatur yang ada atau data statistik yang menggambarkan besarnya masalah yang diteliti.
2. Buat Latar Belakang yang Terstruktur
Meskipun latar belakang berfungsi sebagai pengantar, struktur penulisannya tetap harus sistematis. Mulailah dengan gambaran umum tentang fenomena, lalu jelaskan secara bertahap mengenai masalah, justifikasi, tujuan penelitian, dan kontribusinya. Penulisan yang terstruktur akan memudahkan pembaca untuk memahami alur pemikiran peneliti.
3. Tulis dengan Bahasa yang Jelas dan Padat
Hindari penggunaan kalimat yang terlalu panjang atau bertele-tele. Gunakan bahasa yang jelas, padat, dan mudah dipahami agar pembaca dapat dengan cepat menangkap inti dari latar belakang penelitian. Hindari jargon atau istilah yang sulit dipahami kecuali jika benar-benar diperlukan dan sudah dijelaskan sebelumnya.
4. Kaitkan dengan Teori yang Ada
Penulis perlu menunjukkan keterkaitan antara masalah yang diteliti dengan teori-teori yang relevan. Hal ini akan memperkuat argumen bahwa penelitian tersebut penting untuk dilakukan dan memiliki dasar teori yang jelas.
5. Jaga Fokus pada Penelitian
Meskipun latar belakang menyajikan konteks yang luas, pastikan fokus tetap pada masalah yang ingin diteliti. Hindari penyimpangan ke arah pembahasan yang tidak relevan dengan penelitian.
Baca Juga: Contoh Analisis Data Deskriptif Kuantitatif dalam Penelitian
Kesimpulan
Latar belakang skripsi kualitatif memegang peranan yang sangat penting dalam memberikan gambaran tentang masalah penelitian yang akan diteliti. Latar belakang yang baik akan membantu peneliti menetapkan fokus penelitian, mengidentifikasi kesenjangan dalam literatur, serta memberikan justifikasi mengapa masalah tersebut perlu diteliti. Penulisannya harus sistematis, jelas, dan berbasis pada data atau fakta yang relevan agar pembaca dapat memahami urgensi dari penelitian tersebut. Dengan latar belakang yang kuat, penelitian kualitatif yang dilakukan akan lebih terarah dan dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi pengembangan ilmu pengetahuan atau praktik di lapangan.
Bagi anda yang memiliki kesulitan dalam mengerjakan skripsi dan membutuhkan jasa bimbingan skripsi dapat menghubungi Admin SkripsiYuk dan dapatkan layanan terbaik dari kami.


