Jasa Judul Skripsi Bakteriologi Kuantitatif

SkripsiYuk.com – Anda sedang mencari Jasa Skripsi bakteriologi kuantitatif? Skripsi Yuk berpengalaman sejak 2012 dan telah membantu ribuan mahasiswa lulus dan wisuda tepat waktu. Kami juga menyediakan jasa judul skripsi bakteriologi kuantitatif untuk Anda yang sedang berkutat dengan pencarian judul skripsi bakteriologi kuantitatif. Di bawah ini kami berikan 30 judul skripsi bakteriologi kuantitatif.

  • Analisis Jumlah Bakteri Coliform dalam Air Minum yang Dihasilkan oleh Sumur Gali di Daerah Perkotaan
  • Pengukuran Konsentrasi Bakteri Escherichia coli pada Produk Daging Ayam Segar di Pasar Tradisional
  • Evaluasi Keefektifan Metode Sanitasi dalam Mengurangi Jumlah Bakteri Salmonella pada Peralatan Dapur
  • Analisis Kuantitatif Bakteri Pseudomonas aeruginosa pada Air Kolam Renang Umum
  • Pengukuran Tingkat Kontaminasi Bakteri Campylobacter jejuni dalam Sampel Daging Ayam Potong
  • Evaluasi Pengaruh Suhu dan Waktu Penyimpanan terhadap Pertumbuhan Bakteri Listeria monocytogenes dalam Produk Susu Segar
  • Analisis Kuantitatif Bakteri Staphylococcus aureus pada Alat-alat Medis yang Digunakan di Rumah Sakit
  • Pengukuran Konsentrasi Bakteri Bacillus cereus pada Makanan Siap Santap di Kantin Universitas
  • Evaluasi Pengaruh Metode Pengolahan Limbah Cair Industri Terhadap Konsentrasi Bakteri dalam Air Sungai
  • Analisis Jumlah Bakteri Vibrio cholerae pada Sampel Air Laut di Pelabuhan Perikanan
  • Pengukuran Konsentrasi Bakteri Streptococcus mutans pada Saliva Mahasiswa Perguruan Tinggi
  • Evaluasi Keberhasilan Metode Sterilisasi dalam Mengurangi Jumlah Bakteri dalam Alat-alat Laboratorium
  • Analisis Kuantitatif Bakteri Mycobacterium tuberculosis pada Sputum Pasien Tuberkulosis
  • Pengukuran Tingkat Kontaminasi Bakteri Enterococcus faecalis pada Produk Keju Olahan
  • Evaluasi Efektivitas Penggunaan Desinfektan pada Permukaan Dapur dalam Mengurangi Bakteri Coliform
  • Analisis Jumlah Bakteri Shigella spp. pada Sampel Tinja di Daerah Perkotaan dan Pedesaan
  • Pengukuran Konsentrasi Bakteri Clostridium perfringens pada Sampel Tanah Pertanian
  • Evaluasi Pengaruh Penggunaan Antibiotik terhadap Resistensi Bakteri Escherichia coli pada Ternak Ayam Broiler
  • Analisis Kuantitatif Bakteri Proteus mirabilis pada Sampel Urin Pasien Infeksi Saluran Kemih
  • Pengukuran Jumlah Bakteri Nitrosomonas dan Nitrobacter dalam Proses Nitrifikasi pada Sistem Pengolahan Limbah Cair
  • Evaluasi Efektivitas Metode Pasteurisasi dalam Mengurangi Bakteri dalam Produk Susu Segar
  • Analisis Kuantitatif Bakteri Acinetobacter baumannii pada Permukaan Peralatan Medis di Rumah Sakit
  • Pengukuran Kontaminasi Bakteri Shigella dysenteriae pada Makanan Jajanan di Sekolah Dasar
  • Evaluasi Pengaruh Proses Pengolahan Makanan terhadap Kuantitas Bakteri Lactobacillus pada Produk Fermentasi
  • Analisis Jumlah Bakteri Plesiomonas shigelloides pada Sampel Air Minum dalam Botol
  • Pengukuran Konsentrasi Bakteri Methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA) pada Permukaan Kulit Pasien Rumah Sakit
  • Evaluasi Efektivitas Penggunaan Hand Sanitizer dalam Mengurangi Bakteri pada Tangan Mahasiswa
  • Analisis Kuantitatif Bakteri Legionella pneumophila pada Sistem Penyediaan Air di Bangunan Publik
  • Pengukuran Tingkat Kontaminasi Bakteri Clostridium difficile pada Lingkungan Rumah Sakit
  • Evaluasi Pengaruh Metode Pengolahan Air Minum Terhadap Konsentrasi Bakteri E. coli dan Coliform.

Tidak hanya judul, kita juga melengkapi artikel ini dengan contoh abstrak skripsi bakteriologi kuantitatif dari beberapa sumber yang mungkin bisa menjadi sumber referensi Anda dalam membuat skripsi yang sesuai dengan bidang studi Anda. Berikut diantaranya:

Abstrak Judul Skripsi Kuantitatif: Higiene dan Sanitasi Serta Kualitas Bakteriologis Damiu di Sekitar Universitas Negeri Semarang [Download]

Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran terhadap higiene penjamah, kondisi fisik depot, kondisi peralatan depot, kualitas bakteriologis air minum isi ulang, dan peran serta puskesmas. Jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Populasinya depot di sekitar Universitas Negeri Semarang. Sampel berjumlah 12 depot. Instrumen menggunakan kuesioner, panduan wawancara, dan check list. Teknik pengambilan datanya observasi, wawancara dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan kondisi fisik  memenuhi syarat 8 depot (66,7%) , tidak memenuhi syarat 4 depot (33,3%), kondisi peralatan memenuhi syarat 11 depot (91,7%), tidak memenuhi syarat 1 depot (8,3%), higiene penjamah baik 1 responden (8,3%), higiene penjamah buruk 11 responden (91,7%), kualitas bakteriologis memenuhi syarat sebanyak 10 depot (83,3%), tidak memenuhi syarat 2 depot (16,7%), puskesmas belum pernah mengadakan pelatihan higiene penjamah, namun mengadakan inspeksi setiap tahun dengan sistem sampel. Saran untuk pemilik depot sebaiknya memeriksakan kualitas air secara berkala. Pemilik diharapkan menyediakan pakaian kerja dan memeriksakan kesehatan karyawan secara berkala. Bagi Puskesmas diharapkan meningkatkan pembinaan terhadap produsen depot.
Abstrak Judul Skripsi Kuantitatif: Hubungan Antara Kualitas Bakteriologis Air Sumur Gali dan Faktor Perilaku Ibu dengan Kejadian Diare pada Anak Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Pasar Prabumulih [Download]

Diare merupakan salah satu penyebab angka kematian dan kesakitan tertinggi pada anak balita. Faktor lingkungan yang berinteraksi dengan faktor perilaku merupakan faktor yang paling dominan yang dapat menyebabkan diare. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kualitas bakteriologis air sumur gali, konstruksi sumur gali, perilaku ibu pengguna botol susu, penggunaan air bersih, kebiasaan cuci tangan dan perilaku buang air besar dengan kejadian diare pada anak balita. Penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel pada penelitian ini adalah ibu yang mempunyai anak balita dan sumur gali yang berada di wilayah kerja Puskesmas Pasar Prabumulih yang berjumlah 80 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi serta melakukan pengukuran laboratorium kualitas bakteriologis air sumur gali dengan menggunakan metode MPN. Dari 80 responden terdapat 33 responden (41,2%) yang mengalami kejadian diare. dengan α=0,05 tidak terdapat hubungan antara kebiasaan cuci tangan (p value=0,638), kualitas bakteriologis air (p value = 0,738), dan konstruksi sumur (p value = 0,241) dengan kejadian diare pada anak balita. Terdapat hubungan antara perilaku ibu pengguna botol susu (RP:3,088 CI:1,224-7,794 p value: 0015), penggunaan air bersih (RP:2,829 CI:1,119-7,151 p value: 0,026) dan perilaku buang air besar pada anak balita (RP:3,592 CI:1,286-10,034 p value: 0,012) dengan kejadian diare pada anak balita. Terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku ibu pengguna botol susu, penggunaan air bersih dan perilaku buang air besar pada anak balita dengan kejadian diare pada anak balita.
Abstrak Judul Skripsi Kuantitatif: Pengaruh Jarak Antara Sumur Dengan Sungai Terhadap Kualitas Air Sumur Gali di Desa Talumopatu Kecamatan Mootilango Kabupaten Gorontalo [Download]

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jarak sumur dengan sugai terhadap kualitas fisik dan bakteriologis air sumur gali di Desa Talumopatu Kecamatan Mootilango Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif. Pengambilan sampel menggunakan metode Purposive Sampling. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa dari 20 sumur gali terdapat 7 sumur gali memenuhi syarat jarak dengan sungai dan 13 sumur gali tidak memenuhi syarat jarak dengan sungai. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa kualitas fisik air sumur gali, dari 20 sumur gali ditinjau dari kekeruhan dan TDS 100% sudah memenuhi syarat baik pada jarak sumur yang memenuhi syarat maupun yang tidak memenuhi syarat. Kualitas fisik ditinjau dari rasa dan bau, masing-masing terdapat 15% tidak memenuhi syarat, sedangkan ditinjau dari warna 5% tidak memenuhi syarat. Parameter rasa, bau dan warna yang tidak memenuhi syarat terdapat pada jarak sumur gali dengan sungai < 60,7 meter. Untuk kualitas bakteriologis air sumur gali di 65% tidak memenuhi syarat dan semuanya terdapat pada sumur gali yang tidak memenuhi syarat jarak dengan sungai yaitu 13 sumur, dan 35% memenuhi syarat sesuai baku mutu dari Permenkes RI No. 416/Menkes/per/IX/1990. Berdasarkan data hasil penelitian dianalisis menggunakan uji Fisher Exact diperoleh nilai p Value adalah 3,15 sehingga p 3,15 > (0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh jarak sumur gali dengan sungai terhadap kualitas fisik air (rasa, bau, warna, kekeruhan dan TDS). Sedangkan pengaruh jarak sumur gali dengan sungai terhadap bakteriologis air diperoleh nilai p Value adalah 0,0000129 sehingga p 0,0000129 < (0,05) sehingga dapat disimpulkan terdapat pengaruh jarak sumur dengan sungai terhadap bakteriologis air sumur. Untuk itu disarankan bagi masyarakat agar memperhatikan jarak pembuatan sumur gali dengan sungai. Bagi Pemerintah Desa, Puskesmas, dan Dinas Kesehatan lebih meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui program pengadaan air bersih.
Abstrak Judul Skripsi Kuantitatif: Hubungan Kualitas Bakteriologis Air Minum Bersumber Mata Air Dengan Kejadian Diare Pada Balita di Desa Paspan Kecamatan Glagah, Banyuwangi. [Download]

Diare merupakan salah satu gangguan kesehatan yang disebabkan melalui water borne disease. Kategori prevalensi diare tertinggi adalah umur 1-4 tahun sebesar 12,2% (Riskesdas, 2013). Berdasarkan data Puskesmas Paspan (2017), kualitas bakteriologis air bersih bersumber mata air memperoleh hasil tidak memenuhi syarat. Masyarakat Desa Paspan menggunakan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari dari sumber mata air dan sumur. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis hubungan kualitas bakteriologis air minum bersumber mata air dengan kejadian diare pada balita di Desa Paspan, Kecamatan Glagah, Banyuwangi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain studi cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 47 ibu rumah tangga yang memiliki balita di Desa Paspan. Penelitian ini terdiri dari 3 sampel, yaitu 1 sampel air bersih yang dikelola oleh HIPPAM, 28 sampel air minum responden dan ibu rumah tangga yang memiliki balita dengan metode pengambilan simple random sampling Hasil penelitian menunjukkan kualitas bakteriologis air bersih tidak memenuhi syarat (>250 CFU/100 ml). 75% kualitas bakteriologis air minum sudah memenuhi syarat. 53,6% tindakan ibu dalam kategori buruk. Sebanyak 7,1% balita di Desa Paspan mengalami diare. Kualitas bakteriologis air minum bersumber mata air (p = 0,056) dan tindakan ibu (p = 0,484) secara statistik tidak ada hubungan dengan kejadian diare pada balita di Desa Paspan, Kecamatan Glagah, Banyuwangi. Disarankan pihak pengelola air bersih bersumber mata air di Desa Paspan bekerjasama dengan unit kesehatan lingkungan Puskesmas Paspan untuk melakukan pemeriksaan kualitas bakteriologis air bersih setiap 6 bulan sekali dan memberikan bubuk chlor pada sumber air bersih untuk menghambat pertumbuhan bakteri.
Abstrak Judul Skripsi Kuantitatif: Analisis Faktor yang Berhubungan Dengan Kualitas Bakteriologis Escherichia Coli pada Air Minum Isi Ulang di Gampong Rukoh Kecamatan Syiah Kuala Kota Banda Aceh Tahun 2022 [Download]

Standar air minum di Indonesia mengikuti standar WHO yang dalam beberapa hal disesuaikan dengan kondisi Indonesia. Melalui Peraturan Menteri Kesehatan No. 492 Tahun 2010 bahwa air minum tidak diperbolehkan mengandung bakteri coliform dan Escherichia coli. Sedangkan dalam Standar Nasional Indonesia (SNI) No. 01-3553-2006, air minum dalam kemasan selain tidak boleh mengandung cemaran mikroba lebih besar dari 100 koloni/ml. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan kualitas bakteriologis (Escherichia coli) air minum isi ulang di Gampong Rukoh Kecamatan Syiah Kuala Kota Banda Aceh. Penelitian ini bersifat kuantitatif deskriptif analitik dengan desain cross sectional.  Populasi dalam penelitian adalah pemilik depot air minum isi ulang di Gampong Rukoh Kecamatan Syiah Kuala Kota Banda Aceh. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling sebanyak 9 responden. Data dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara pemeliharaan peralatan (p-value 0,048), proses pengelolaan air minum isi ulang internal (p-value 0,012) dan hygiene penjamah (p-value 0,048) dengan kualitas bakteriologis Escherichia coli air minum isi ulang di Gampong Rukoh Kecamatan Syiah Kuala Kota Banda Aceh Tahun 2022.  Nilai Most Probable Number (MPN) air minum isi ulang pada Depot IQ (4,86), AD (15) dan RA (12) tidak memenuhi syarat karena mengandung Escherichia coli.

Jika Anda masih merasa bingung dalam menentukan judul skripsi bakteriologi  kuantitatif yang lebih menekankan penggunaan data literatur, wawancara, observasi, dokumentasi dan data lain berupa angka, sebaiknya Anda mempertimbangkan untuk berkonsultasi dengan dosen pembimbing Anda atau segera mencari bimbingan online. Dengan bimbingan tersebut, Anda dapat memperoleh arahan yang berguna dalam menentukan judul skripsi yang relevan untuk penelitian yang akan Anda lakukan. Untuk memperluas pengetahuan Anda, tidak ada salahnya jika membaca banyak contoh penelitian bakteriologi kuantitatif yang mungkin lebih cocok dengan bidang yang Anda kaji saat ini.