100 Contoh Judul Skripsi Agroteknologi Terlengkap dan Terupdate

SkripsiYuk.com –   Agroteknologi adalah suatu bidang studi yang mempelajari mengenai penguasaan teknologi pada produksi pertanian dengan memperhatikan efisiensi dan juga kualitas. Ada banyak keuntungan yang bisa didapatkan dengan masuk ke jurusan agroteknologi, termasuk salah satunya adalah memiliki prospek kedepannya yang cerah.  

Pengertian Program Studi  Agroteknologi

Program studi Agroteknologi mengajak para mahasiswanya mempelajari penerapan teknologi dalam budidaya tanaman sesuai dengan prinsip pertanian yang jangka panjang. Para mahasiswa akan belajar bagaimana merencanakan dan merancang sistem produksi tanaman secara efektif dan produktif. Cakupan bidang ini tidak terbatas pada penggunaan traktor, sistem pengairan dan pengolahan hasil pertanian saja, akan tetapi pada seluruh proses dan berbagai aspek dalam budidaya tanaman maupun ternak dan proses pengolahan hasilnya.

100 Contoh Judul Skripsi  Agroteknologi Terlengkap dan Terupdate

  1. Pengaruh Macam dan Dosis N Terhadap Pertumbuhan, Produksi, Serapan Si dan N Tanaman Padi Masa Tanam Ke II Pada Tanah Entisol.
  2. Pengaruh Dosis Pupuk Mikotricho (Mikoriza-Trichoderma) dan Pengurangan Pupuk Anorganik Terhadap Pertumbuhan, Hasil, dan Kualitas Kubis Bunga.
  3. Aplikasi Biochar Limbah Tongkol Jagung dan Pupuk P pada Ultisol terhadap Hasil Jagung (Zea mays).
  4. Evaluasi Kesesuaian Lahan untuk Komoditas Pisang dan Pepaya di Wilayah Kabupaten Kebumen, Provinsi Jawa Tengah.
  5. Pengaruh Dosis dan Interval Waktu Pemberian Bahan Organik Cair (BOC) Urine Kelinci pada Tanaman Kailan (Brassica oleraceae Alboglabra).
  6. Aplikasi Pupuk Kasgot dan NPK pada Budidaya Tanaman Selada Merah (Lactuca sativa var.Crispa) di Media Pasir Pantai.Karakteristik Morfologi dan Fisiologi Tanaman Padi (Oryza sativa L.) pada Cekaman Suhu Tinggi.
  7. Uji Perbanyakan dan Lama Simpan Jamur Patogen Gulma dalam Air Cucian Beras dan Limbah Cair Tahu, serta Aplikasinya pada Bandotan.
  8. Pengaruh Dosis dan Waktu Pemberian Pupuk NZEO-SRPlus Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Jagung Kristal.
  9. Keragaman Genetik dan Heritabilitas Karakter Agronomi Kedelai F10 Hasil Persilangan Kedelai Varietas Slamet x Grobogan.
  10. Penekanan Pertumbuhan Jamur Rhizoctonia solani In Vitro dengan Bakteri Endofit Akar Padi Secara unggal dan Konsorsium.
  11. Respons Pertumbuhan dan Hasil Delapan Genotipe Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) pada Tingkat Kapasitas Lapang Berbeda.
  12. Aplikasi Pupuk Silika untuk Mendapatkan Ketahanan Tanaman Kacang Hijau (Vigna radiata.L) terhadap Cekaman Kekeringan.
  13. Pengaruh Macam dan Dosis N terhadap Sifat Kimia Tanah dan Kandungan Senyawa Metabolit Sekunder Tanaman Padi Masa Tanam II pada Tanah Entisol.
  14. Kajian Agihan Unsur Hara Kalium dan Serapannya oleh Tanaman Padi di Lahan Sawah Daerah Aliran Sungai Serayu Wilayah Kecamatan Bukateja Kabupaten Purbalingga.
  15. Kajian Dosis Pupuk NZEO-SRPlus dan Jarak Tanam Terhadap Sifat Kimia Tanah, Serapan N dan Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea mays L. var. saccharata) di Desa Pliken, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas.
  16. Keragaan Karakter Agronomi, Hasil dan Komponen Hasil Galur Kedelai Tropis Produktivitas Tinggi di Cianjur, Jawa Barat.
  17. Pengaruh Pemberian Pupuk Daun Hyponex dan Pupuk Kandang dengan Media Pasir Pantai terhadap Pertumbuhan Bunga Marigold (Tagetes erecta).
  18. Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Porang (Amorphophallus muelleri Blume) setelah Pertumbuhan Bulbil dari Tiga Daerah Asal pada Berbagai Dosis Pupuk Kandang.
  19. Kajian Pertumbuhan, Hasil, dan Mutu Buah Tomat (Solanum lycopersicum L.) pada Pemberian Pupuk Organik Cair Nasa dan Hasil Fermentasi Limbah Cair Tahu.
  20. Pengaruh Isolat Bakteri Penambat Nitrogen Asal Perakaran Bawang Merah terhadap Pertumbuhan dan Hasil Sawi Pagoda (Brassica narinosa L.).
  21. Bakteri Endofit Akar Padi Isolat Tunggal dan Konsorsium sebagai Pengendali Xanthomonas Oryzae Pv. Oryzae In Vitro dan Pemacu Pertumbuhan Bibit Padi.
  22. Identifikasi dan Intensitas Penyakit Penting pada Empat Genotipe Padi Sawah Berdaya Hasil dan Berprotein Tinggi.
  23. Pengaruh Aplikasi Bio P60 dan Bio T10 Serta Naungan Terhadap Perkembangan Penyakit Karat Daun pada Bibit Tanaman Aren (Arenga pinnata (Wurmb.) Merr.).
  24. Isolasi, Uji Resistensi, dan Uji Potensi Bakteri Indigenous Perakaran Padi di Kabupaten Banyumas dalam Mengurangi Cemaran Pb di Medium Cair.
  25. Respon Fisiologis dan Produksi Biomassa Tanaman Bayam Merah (Amaranthus gangeticus L.) Pada Variasi Warna Cahaya Buatan dalam Sistem Plant Factory.
  26. Pengaruh Konsntrasi POC Urin Kelinci dan Komposisi Media Tanam terhadap Pertumbuhan dan Hasil Sawi Pagoda (Brassica narinosa L.).
  27. Pengaruh Komposisi Media Tanam dan Konsentrasi Ekstrak Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) terhadap Pertumbuhan Setek Batang Tanaman Mint (Mentha spicata L.).
  28. Respon Fisiologis Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) terhadap Pupuk Silika Alami dan Stres Kegaraman pada Entisol.
  29. Uji Efektivitas Metabolit Sekunder Jamur Entomopatogen Isolat Pabuwaran Kabupaten Banyumas untuk Pengendalian Hama Spodoptera frugiperda di Laboratorium.
  30. Uji Aplikasi Jamur Patogen Gulma Pada Gulma Daun Sempit di Lapang.
  31. Pengaruh Jarak Tanam dan Dosis Pupuk NZEO-SR Plus terhadap Sifat Kimia Tanah, Serapan Si oleh Tanaman dan Bobot Segar Jagung Manis di Tanah Inceptisol Pliken.
  32. Pengaruh Dosis dan Waktu Pemberian Pupuk NZEO-SRPlus terhadap Sifat Kimia Tanah, Serapan Si, dan Hasil Tanaman Jagung (Zea mays L.) pada Tanah Inceptisol.
  33. Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah pada Konsentrasi Ekstrak Rumput Laut dan Jenis Media Tanam Hidroponik Berbasis AB Mix.
  34. Adaptabilitas Lima Genotipe Stroberi (Fragaria sp.) dan Responnya pada Pemberian Beberapa Macam Pupuk di Dataran Rendah.
  35. Uji Efektivitas Metabolit Sekunder Jamur Entomopatogen Isolat Asal Desa Karanggude, Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas terhadap Larva Spodoptera frugiperda J. E. Smith (Lepidoptera: Noctuide).
  36. Pengaruh Waktu Pemberian dan Dosis Pupuk NZEO-SRPlus Terhadap Sifat Kimia Tanah, Serapan N dan Hasil Tanaman Jagung.
  37. Pengaruh Dosis Kompos Limbah Tongkol Jagung Modifikasi Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Beberapa Varietas Kedelai Glycine Max (L.) Merril).
  38. Evaluasi Kesesuaian Lahan pada Tanaman Melon dan Semangka di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.
  39. Kemampuan Pelarutan P oleh Rhizobakteria pada Ultisol dan Pengaruhnya Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung (Zea mays).
  40. Pengaruh Pupuk Organik Cair Urin Sapi dan Komposisi Media Tanam terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Sawi Pagoda.
  41. Pengaruh Pemberian Larutan Salin terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Melon (Cucumis melo L.) pada Media Tanah Pasir Pantai.
  42. Status Unsur Hara Kalium dan Serapannya oleh Tanaman Padi di Lahan Sawah DAS Serayu Tengah Wilayah Kecamatan Kemangkon Kabupaten Purbalingga.
  43. Karakterisasi Molekuler Berbasis Sekuen 16S rRNA, Uji Biokimia, dan Bioassay Bakteri Resisten dan Degradator Pestisida Klorpirifos Asal Rhizosfer Bawang Merah.
  44. Seleksi Genotipe Kedelai (Glycine max L.Merr) Berdaya Hasil Tinggi Berdasarkan Karakter Agronomi.
  45. Pengaruh Aplikasi Bokashi Limbah Tongkol Jagung Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Beberapa Varietas Bawang Merah (Allium ascalonicum L.).
  46. Evaluasi Parameter Genetik Tanaman Padi Populasi F3 Persilangan Varietas Inpago Unsoed 1 × Basmati Pakistan dan Resiprokalnya.
  47. Pengaruh Pemberian Ekstrak Cair dan Kompos Berbasis Azolla microphylla terhadap Ketersediaan P dan Hasil Tanaman Pakcoy pada Ultisol.
  48. Status Unsur Hara K dan Serapan K Tanaman Padi di Sub Klawing, DAS Serayu Kecamatan Padamara, Kabupaten Purbalingga.
  49. Isolasi dan Karakterisasi Bakteri Pelarut Fosfat Asal Sawah Salin di Pantai Utara Pemalang.
  50. Uji Perbanyakan Jamur Patogen Gulma pada Limbah Cair Tempe dan Air Kelapa Tua serta Pengaruhnya pada Beberapa Gulma Daun Sempit.
  51. Aplikasi Pupuk Kalium Cair Plus untuk Meningkatkan Kualitas Umbi Bawang Merah di Kecamatan Adipala, Cilacap.
  52. Pengaruh Penambahan Pupuk Organik Cair pada Larutan AB Mix terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Sawi (Brassica juncea L) dengan Hidroponik Wick.
  53. Pengaruh Pemberian Larutan Salinitas terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kubis (Brassica Oleracea Var. Capitata L.) pada Media Pasir Pantai.
  54. Pengaruh Pemberian Kasgot dengan Dosis Pupuk P Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Padi di Tanah Marginal.
  55. Pengaruh Dosis Pupuk NPK dan Frekuensi Pemupukan Daun terhadap Kerontokan dan Kualitas Buah Jeruk Chokun.
  56. Pengaruh Abu Sekam Terhadap Pertumbuhan dan Ketahanan Tiga Varietas Padi Gogo Terinfeksi Rhizoctonia solani.
  57. Aplikasi Jamur Patogen Gulma pada Gulma Daun Lebar di Lapangan Terbatas.
  58. Perlakuan Senyawa Humat terhadap Serapan Nitrogen pada Tanaman Bawang Daun (Allium fistulosum L.) di Ultisol Kecamatan Somagede.
  59. Pengaruh Senyawa Humat Terhadap Serapan Unsur Phospor Pada Tanaman Bawang Daun (Allium fistulosum) di Ultisol Kecamatan Somagede.
  60. Aplikasi Larutan AB Mix dan Ekstrak Rumput Laut pada Media Tanam Arang Sekam dan Cocopeat untuk Meningkatkan Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Stroberi (Fragaria sp).
  61. Identifikasi Marka Molekuler Sifat Toleran Salin pada Tanaman Padi.
  62. Keragaman Genetik Aksesi Jeruk Keprok (Citrus reticulata) berdasarkan Morfologi, Stomata dan Jumlah Kromosom Koleksi Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika.
  63. Potensi Sumber Kemasaman dan Rekomendasi Pengapuran di Kabupaten Belitung Timur.
  64. Evaluasi Kesesuaian Lahan untuk Tanaman Padi Gogo (Oryza sativa) dan Jagung (Zea mays) di Kecamatan Pengadegan Kabupaten Purbalingga.
  65. Uji Efektivitas Metabolit Sekunder Jamur Simplicillium sp. terhadap Spodoptera frugiperda J.E. Smith di Laboratorium.
  66. Identifikasi Isolat Bakteri Toleran Pestisida Sintetik Klorfenapir berdasarkan Karakteristik Morfologi, Biokimia, dan PGPR.
  67. Potensi Enzim Kitinase yang Dihasilkan Jamur Endofit terhadap Kutu Loncat (Diaphorina citri Kuwayama) di Rumah Kaca.
  68. Analisis Morfologi, Mikroskopik, dan Genetik Ubi Kayu Hasil Grafting Antar Spesies (Manihot glaziovii dan M. esculenta Crantz.).
  69. Respon Empat Genotipe Kedelai (Glycine Max (L.) Merril.) terhadap Pemberian Zat Pengatur Tumbuh Ethepon dengan Konsentrasi Berbeda.
  70. Pengaruh Konsentrasi Zat Pengatur Tumbuh terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tiga Varietas Tanaman Tomat (Lycopersicum Esculentum Mill.).
  71. Pengaruh Pemberian Dosis Pupuk N terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Putih (Allium Sativum L.) Varietas Lumbu Putih dan Lumbu Hijau di Dataran Menengah.
  72. Pengaruh Pupuk NZEO-SRPlus Terhadap Sifat Kimia Tanah dan Serapan N Tanaman Padi (Oryza sativa L.) Pada Tanah Entisol.
  73. Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kubis Bunga (Brassica Oleracea Var. Botrytis L.) pada Pemberian Pupuk Hayati Mikoriza-Trichoderma dan Pengurangan Dosis Pupuk N-P-K.
  74. Produktivitas Kacang Hijau (Vigna Radiata L.) pada Sistem Tumpang Sari Jagung-Kacang Hijau dengan Jarak Tanam Jagung (Zea mays L.) yang Berbeda.
  75. Kajian Distribusi Sulfur dan Sifat Kimia Tanah Sawah dan Korelasinya dengan Produksi Padi Sawah Wilayah Sub DAS Serayu Hilir di Kecamatan Maos Kabupaten Cilacap.
  76. Respon Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kailan (Brassica oleracea L. var. alboglabra) pada Konsentrasi AB-Mix dan Komposisi Media Tanam Menggunakan Hidroponik Sistem Wick.
  77. Pengaruh Konsorsium Plant Growth Promoting Rhizobateria (PGPR) dan Pupuk Kandang Pada Pertumbuhan dan Hasil Padi Aromatik (Oryza sativa L. CV. Inpago Unsoed 1).
  78. Karakter Morfologi Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Sawi Pagoda (Brassica narinosa L.) dengan Aplikasi Jenis Media Tanam dan POC Sampah Sayuran.
  79. Pengaruh Pemberian Bokashi Limbah Tongkol Jagung dan Frekuensi Penyemprotan Pupuk Daun terhadap Pertumbuhan dan Hasil Edamame (Glycine max (L) Merrill).
  80. Optimasi Populasi Tanaman Kacang Hijau (Vigna Radiata L.) pada Berbagai Jumlah Benih per Lubang untuk Mendapatkan Hasil Tanaman yang Maksimal.
  81. Potensi Metabolit Sekunder Beauveria bassiana (Bio B10) untuk Mengendalikan Hama Kutu Daun Toxoptera citricida pada Tanaman Jeruk di Rumah Kaca.
  82. Distribusi Unsur Hara Kalium Tanah dan Kadarnya pada Tanaman Padi Sawah di Wilayah Sub DAS Serayu Hilir Kecamatan Sampang Kabupaten Cilacap.
  83. Aplikasi Jamur Patogen Gulma pada Tanaman Budidaya di Lapangan Terbatas.
  84. Pengaruh Pupuk Silika Alami terhadap Sifat Kimia Tanah dan Produksi Tanaman Bawang Merah (Allium cepa L.) pada Tanah Inceptisol.
  85. Pengaruh Pemberian Dosis dan Macam Pupuk N terhadap Sifat Kimia Tanah dan Pertumbuhan Tanaman Padi pada Tanah Inceptisol di Purwosari-Baturraden.
  86. Kesesuaian Lahan Tanaman Kopi (Coffea sp) Berdasarkan Ketinggian Tempat Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang.
  87. Pengaruh Pupuk Silika Alami (Si) dan Stress Air Terhadap Karakter Fisiologi dan Produksi Tanaman Padi (Oryza sativa L.) pada Tanah Inceptisol.
  88. Optimasi Dosis Nitrogen untuk Meningkatkan Produktivitas Padi Hibrida (Oryza sativa L.) Indonesia.
  89. Pengaruh Penggunaan Beberapa Jenis Pupuk Organik Padat dan Dosis NPK terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.).
  90. Pengaruh Pupuk Hayati Mikoriza – Trichoderma dan Pengurangan Dosis Pupuk Anorganik Terhadap Beberapa Sifat Fisik Tanah Pada Budidaya Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.).
  91. Pengaruh Modifikasi Formula Nutrisi dan Media Tanam terhadap Sifat Kimia Air dan Pertumbuhan Tanaman Pakcoy (Brassica rapa. L) pada Sistem Hidroponik Wick.
  92. Evaluasi ketahanan ultivar padi lokal (Oryza sativa L.) terhadap cekaman kekeringan berdasarkan karakter agronomik.
  93. Pertumbuhan Tunas Dua Varietas Jeruk Siam Hasil Radiasi Sinar Gamma Yang Disambungkan Pada Jeruk Siam Berumur Lima Tahun.
  94. Karakterisasi Bakteri Endofit Padi Lahan Marginal dan Potensinya sebagai Agens Biokontrol Xanthomonas Oryzae pv. Oryzae.
  95. Pengaruh Jenis Media Tanam dan Ukuran Pemotongan Umbi terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah pada Hidroponik Sistem Sumbu.
  96. Pertumbuhan, Hasil, dan Ketahanan Penyakit Bawang Merah pada Pemberian POC So Kontan Fert dan Bio T-10.
  97. Pengaruh Komposisi dan Coating Pupuk NZEO-SR Plus Terhadap Karakteristik Kimia Tanah dan Serapan N Pada Tanaman Padi Gogo Pada Tanah Ultisol.
  98. Uji Kemampuan Bakteri Endofit dalam Mengendalikan Penyakit Hawar Pelepah pada Tanaman Jagung.
  99. Induksi Ketahanan Tanaman Padi terhadap Hawar Pelepah Padi (Rhizoctonia Solani) Menggunakan Asam Salisilat.
  100. Evaluasi Kelas Kesesuaian Lahan untuk Pengembangan Tanaman Semangka dan Blewah di Wilayah Kabupaten Belitung Timur.

Itulah artikel tentang 100 Contoh Judul Skripsi Agroteknologi, jika kamu ada pertanyaan atau berminat menggunakan jasa skripsi kami, silahkan kontak kami dengan menekan button di bawah.