SkripsiYuk- Kami melayani Jasa Konsultasi Skripsi, Jasa Bimbingan Skripsi, dan Jasa Analisis Data
Abstrak
Tujuan Penelitian ini adalah untuk: (1) mendeskripsikan karakteristik sistem pendidikan Full day school di MTs Negeri Sumberlawang. (2) mendeskripsikan karakteristik pengelolaan aspek emosi dan sosial pada sistem pendidikan Full day school di MTs Negeri Sumberlawang. (3) mendeskripsikan faktor penghambat dalam pengelolaan aspek emosi dan sosial pada sistem pendidikan Full day school di MTs Negeri Sumberlawang. (4) mendeskripsikan faktor pendukung dalam pengelolaan aspek emosi dan sosial pada program Full day school di MTs Negeri Sumberlawang. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa full day Kelas VII, VIII, dan IX di MTs Negeri Sumberlawang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dokumentasi, dan angket. Analsis data kualitatif model interaktif digunakan sebagai teknik analisis data penelitian. Untuk menjamin keabsahan data digunakan teknik ketekunan pengamatan dan triangulasi. Hasil penelitian: (1) Pengelolaan program full day yang diselenggarakan oleh MTs Negeri Sumberlawang secara umum masih terlalu menekankan pembelajaran pada aspek kognitif dan belum mengoptimalkan perkembangan aspek emosi, sosial, dan pendidikan karakter. (2) Secara umum pengelolaan aspek emosi dan sosial pada sistem pembelajaran full day di MTs Negeri Sumberlawang sudah ada seperti kegiatan outbond dan MABIT yang diadakan setiap tahunya. Hanya saja, pengelolaan aspek emosi dan sosial dalam pembelajaran sehari-hari program full day masih belum optimal. (3) Faktor penghambat penerapan full day antara lain: pengelola pendidikan belum membuat program untuk perkembangan aspek emosi dan sosial siswa, Sarana dan prasarana belum mendukung, banyak siswa full day yang tidak ikut TPA karena waktu pulang yang sudah sore, full day dapat menjauhkan siswa dari lingkungan atau bersosialisasi dengan tetangganya. (4) Faktor pendukung dilaksanakanya sistem full day antara lain: diterapkanya sistem full day school membuat guru dapat mengajarkan nilai-nilai spiritualitas maupun akademik dalam frekuensi yang lebih banyak, siswa akan mendapatkan ilmu yang lebih banyak dibanding kelas reguler, memudahkan guru dalam mengontrol dan mengawasi perilaku siswanya sehingga siswa yang kedua orang tuanya bekerja sampai sore tetap dalam pengawasan di sekolah, guru-guru full day di MTsN Sumberlawang yang masih muda dan bersemangat dalam mengajar.

