8 Hambatan Menulis Karya Ilmiah Oleh SkripsiYuk.com. Nomor 8 Penyakit Sebagian Orang!! | Jasa Pembuatan Jurnal dan Skripsi | WA 0838-3446-6605

Simak 8 Hambatan Menulis Karya Ilmiah, agar kamu bisa menangani kesulitan ini dengan baik dan dapat menunaikan tugas kamu yang lainnya.

1. Plagiasi adalah hambatan menulis karya ilmiah yang harus dihindari. Pelanggaran plagiasi berat adalah menerbitkan ulang karya ilmiah orang atas nama dirinya sendir, hanya mengganti nama penulis saja.
Jenis plagiasi selanjutnya adalah menggunakan kalimat yang persis sama dengan kalimat yang ada dalam karya tulis orang lain tanpa memberikan sumber pada penulis aslinya. Budaya plagiasi menjadi hal yang lumrah tapi keblinger dengan adanya kebiasaan copy paste. Cara mengatasinya dengan memberikan sumber nama penulis pada setiap tulisan yang disalin.

2. Proof reading, hanya sedikit mahasiswa yang melakukannya karena terlihat sepele dan membuang waktu saja. Pas udah di print kelihatan salahnya, menyesal seumur hidup. Nah itulah gunanya proof reading mengecek tulisan kembali sebelum dii print atau dikirimkan ke dosen pembimbingmu.

3. Tidak tersedia sumber referensi yang memadai, menjadi salah satu hambatan yang paling sering terjadi bagi mahasiswa ketika menulis karya ilmiah. Namun hal tersebut pada jaman sekarang sudah bisa diatasi dengan google scholar maupun website-website khusus yang menyediakan literatur yang diperlukan dalam penulisan karya ilmiah.

4. Kurangnya bacaan literatur, bukan hal baru bagi sebagian orang pada saat menulis karya ilmiah. Faktanya dengan banyak membaca maka membuat seseorang menjadi lebih mudah dalam membuat karya ilmiah dan kaya akan kosa kata.

5. Tidak menguasai topik yang dibahas didalam karya ilmiah, rasanya hal ini tidak boleh terjadi. Karena dalam karya ilmiah membahas suatu permasalahan tertentu sehingga bila penulis tidak menguasai masalah tersebut maka akan mengalami kesulitan pada saat proses menulis.

6. Penulis kurang pengalaman, biasanya ini terjadi pada mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi sehingga seluk beluk dalam penulisan karya ilmiah kurang dipahami. Pengalaman ini bisa diasah dengan mengikuti event tertentu atau lomba karya ilmiah.

7. Suka menunda, menjadi salah satu penyebab umum sebuah karya ilmiah tidak segera diselesaikan dalam kurun waktu yang sudah ditentukan. Sebaiknya segera kerjakan tugas yang kamu milikki sebelum malas, buat jadwal yang padat dengan sedikit jeda agar setiap pekerjaan bisa diselesaikan tepat waktu.

8. Malas, menjadi sebuah masalah umum yang terjadi pada setiap orang.Jika kamu berhasil mengatasi rasa malas ini maka sudah setara dengan pengerjaan karya ilmiah sebesar 45% dan selanjutnya mengalir begitu saja seperti menulis artikel ini. Pastikan kamu sudah mempersiapkan bahan referensi yang cukup untuk dijadikan bacaan atau tinjauan pustaka nantinya.

Karya ilmiah bisa berupa jurnal yang diambil dari rangkuman skripsi, tesis dan disertasi. Namun ada kalanya jurnal harus dibuat sesuai dengan hasil penelitian atau bisa berupa semacam essay. Jika kamu kesulitan membuat karya ilmiah berupa jurnal atau mencari sumber referensi jurnal, kamu bisa hubungi SKripsiYuk.com segera.


“Jasa Pembuatan Skripsi, Konsultasi dan Bimbingan Sampai Lulus”

SkripsiYuk.com